MEDIAKOMPETEN.CO.ID - Periode suram yang dialami Chelsea belakangan ini memicu pengakuan serius dari salah satu pemainnya, Marc Cucurella. Ia secara terbuka menyatakan bahwa rentetan hasil minor telah mengikis tingkat kepercayaan diri yang dimiliki tim secara keseluruhan.

Catatan performa Chelsea sepanjang bulan Maret menunjukkan tren yang sangat mengkhawatirkan bagi klub sebesar The Blues. Mereka tercatat hanya mampu meraih dua kemenangan dari total tujuh pertandingan yang telah mereka lakoni.

Sisanya, lima pertandingan harus berakhir dengan catatan kekalahan pahit bagi skuad asuhan Mauricio Pochettino ini. Hasil ini jelas memberikan tekanan signifikan terhadap posisi mereka di papan klasemen domestik maupun Eropa.

Secara spesifik, empat kekalahan beruntun menimpa Chelsea menjelang akhir bulan tersebut. Kekalahan tersebut termasuk dua kali takluk dari Paris Saint-Germain dengan skor 2-5 dan 0-3.

Selain itu, kekalahan tipis 0-1 dari Newcastle United dan pembantaian 0-3 oleh Everton semakin memperburuk situasi yang sedang dihadapi tim ibu kota London tersebut.

Kondisi ini secara langsung berdampak pada ambisi Chelsea untuk bersaing di zona Liga Champions musim depan. Cole Palmer dan rekan-rekannya kini tertahan di peringkat keenam klasemen sementara Premier League.

Mereka terpaut jarak enam poin yang cukup signifikan dari Aston Villa yang saat ini menempati posisi keempat, zona terakhir kualifikasi Liga Champions. Mereka juga sudah tersingkir dari kompetisi elit Eropa di babak 16 besar.

Mengenai kondisi mental tim, sang bek sayap memberikan pandangan yang jujur mengenai akar masalah yang ia rasakan di ruang ganti.

"Marc Cucurella tak menyangkal bahwa Chelsea kurang percaya diri akibat menjalani periode buruk," demikian pernyataan yang dilansir dari berbagai media terkait situasi tim.