MEDIAKOMPETEN.CO.ID - Situasi geopolitik yang tidak menentu di kawasan Timur Tengah kini membuka peluang baru bagi sektor pariwisata domestik di Malaysia. Secara spesifik, negara bagian Sarawak diyakini akan menjadi salah satu penerima manfaat utama dari pergeseran preferensi wisatawan ini.
Ketidakstabilan internasional seringkali memicu warga lokal untuk menunda atau membatalkan rencana perjalanan ke luar negeri. Hal ini secara alami mengalihkan fokus belanja pariwisata mereka kembali ke destinasi dalam negeri yang dianggap lebih aman dan terjangkau.
Menteri Pariwisata, Industri Kreatif, dan Seni Pertunjukan Sarawak, Abdul Karim Rahman Hamzah, menyoroti tren perubahan perilaku wisatawan ini. Ia mengamati bahwa ketidakpastian global merupakan faktor signifikan dalam keputusan berlibur masyarakat.
Beliau menyampaikan pandangannya mengenai dampak situasi eksternal terhadap industri pariwisata lokal. "Ketidakpastian global sering membuat orang lebih memilih berwisata di dalam negeri daripada ke luar negeri," ungkap Abdul Karim Rahman Hamzah.
Pengalaman masa lalu menjadi landasan kuat untuk memprediksi ketahanan sektor ini saat terjadi guncangan global. Pemerintah Sarawak kini berupaya mengoptimalkan momentum ini untuk mendongkrak kunjungan domestik.
"Berdasarkan pengalaman masa lalu, misalnya saat pandemi Covid-19, meskipun perbatasan ditutup dan penerbangan dibatasi, industri pariwisata Sarawak tetap tangguh melalui berbagai inisiatif," kata beliau.
Inisiatif yang disebutkan tersebut menunjukkan bahwa Sarawak memiliki strategi yang teruji dalam menghadapi krisis, termasuk fokus pada promosi destinasi internal. Hal ini memberikan jaminan bagi investor dan pelaku industri pariwisata lokal.
Pemerintah daerah diharapkan dapat segera merumuskan paket wisata menarik yang menyasar pasar domestik secara lebih intensif. Langkah proaktif ini penting untuk memastikan potensi peningkatan kunjungan dapat direalisasikan secara maksimal.
Kesiapan infrastruktur dan jaminan keamanan di Sarawak akan menjadi daya tarik utama bagi warga Malaysia yang mencari alternatif liburan yang tenang di tengah isu internasional. Peran pariwisata domestik menjadi sangat krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi regional.