Didi Handoko : Wujutkan Pembangunan, Guna Menunjang Ekonomi Masyarakat

Oleh Administrator
Dipost pada 5 Tahun yang lalu
1047
BAGIKAN
Pringsewu (MKnews,co.id) -- Kampung atau Desa Margodadi, pada awalnya merupakan hutan belantara, dibuka pertama kali oleh pendatang berasal dari pulau Jawa, yakni suku Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pada Tahun 1931, Kampung Margodadi di buka oleh pendatang berjumlah +50 KK, dipimpin oleh Kepala Tebang bernama Japan dan membentuk suatu perkampungan pada saat itu. 

Pada tahun 1932, Kampung Margodadi menjadi pedesaan yang dinamakan "Desa Margodadi" terdiri dari 4 Dusun, yakni Dusun Sumberdadi, Dusun Margorejo, Dusun Margodadi dan Dusun Bulurejo. 
.
Seiring berjalannya perkembangan zaman dari tahun ke tahun berkembang bahkan lebih maju, dan mengingat Pekon margodadi banyaknya sektor pemukiman warga yang perlu dibangun dan diperbaiki, hal ini guna kemandirian suatu pekon, dengan tujuan  mepelancar jakses serta aktivitas masyarakat, dengan harapan, dapat menunjang ekonomi masyarakat, dengan tujuan tercapainya kesejahteraan . 

Pekon Margodadi geografis wilayah 512 hektare, dengan jumlah penduduk 5390 jiwa, dari 1478 KK, mendapat kuncuran Anggaran Dana Desa (ADD) tahu 2019, sebesar Rp. 1,193,185,000,- anggaran tersebut di alokasikan aparatur pekon bersama masyarakat fokus pada pembangunan infrastruktur, di tahap 1 dan tahap 2 pengalokasiannya, 3 titik pembangunan Talud Penahan Tanah (TPT) sepanjang 976 m. Jalan Rabat Beton sepanjang 160 m. 2 titik Pembangunan Drainase sepanjang 400 m. dan 5 unit pembangunan Gorong-gorong plat. 
.
Didi Handoko kepala Pekon Margodadi yang dilantik pada tahun 2018 silam, mengatakan, "Pelaksanaan Pembangunan infrastruktur pada tahun ini masih banyak bangunan fisik, salah satu bentuk aplikasi perkembangan pekon, guna melancarkan  akses dan aktivitas masyarakat dalam menunjang perekonomian. Seperti pada tahap 1 dan tahap 2, pengerjaannya sudah mencapai 100%, bangunannya, baik dari kualitas maupun kuantitasnya bisa kita lihat, karena proses pengerjaannya di lakukan masyarakat pekon sendiri," ucap Didi.

Didi Handoko didampingi Makhalin sekertaris pekon di kantor pekon Margodadi, Senin (14/10/2019) , adanya pembangunan tersebut, tentunya kami laksanakan sesuai dengan permintaan masyarakat, yang telah disepakati dalam hasil Musdes sebelumnya, sehingga, pembangunan pada tahun ini, fokus pada pembangunan Talud Penahan Tanah (TPT) sepanjang 976 m. Dibagi dibeberapa titik disetiap Dusun Pekon Margodadi, guna menahan badan jalan pemukiman warga maupun badan jalan menuju ke arah pertanian supaya tidak menyebabkan tanah longsor pada saat musim hujan tiba," ucapnya.
.
Didi Handoko juga berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat Pekon Margodadi terkait pembangunan yang sudah terealisasi, "kiranya masyarakat dapat menjaga serta merawatnya, bila perlu bahu membahu bergotong-royong membersihkan pembangunan-pembangunan yang sudah menjadi salah satu aset penting bagi kita bersama dalam menunjang ekonomi keluarga. Dan kami aparatur pekon berharap kepada masyarakat Pekon Margodadi supaya dapat berpartisipasi dan mendukung program-program pemerintah pekon yang akan dilaksanakan kedepan, supaya kita bersama dapat menjadikan Pekon Margodadi menjadi lebih maju dan berkembang," harapnya. 
.
Sugiyono Kasi Pelayanan didampingi Widi Hartono warga setempat, "mengapresiasi kinerja dari jajaran aparatur pekon dalam melaksanakan pembangunan disetiap dusun Pekon Margodadi. Dan kami juga mengucapkan terimakasih kepada Didi Handoko kepala Pekon Margodadi yang telah membuktikan visi misinya dalam membangun pekon, dan memperlihatkan transparansinya dalam mengalokasikan pembangunan yang sudah terealisasi pada tahap 1 dan tahap 2, serta memberdayakan masyarakat setempat dalam proses pekerjaannya," pujinya
Laporan.    Nanda Trijaya.
ADS

class="img-fluid w-100 mb-2">
E-PAPER
VIDEO NEWS
Playlist