MEDIAKOMPETEN.CO.ID - Sebuah temuan riset global terbaru memunculkan pandangan yang kontradiktif mengenai persepsi generasi muda terhadap peran gender dalam hubungan. Generasi Z (Gen Z) yang kerap diasosiasikan dengan keterbukaan justru menunjukkan kecenderungan pandangan yang lebih konservatif terkait dinamika relasi dan pembagian peran.
Penelitian mendalam ini merupakan hasil kolaborasi antara Ipsos dan Global Institute for Women's Leadership di Kings College London, Inggris. Survei ini melibatkan partisipasi signifikan dari puluhan ribu responden di berbagai negara.
Data yang dikumpulkan mencakup respons dari 23.000 responden yang tersebar di 29 negara berbeda di seluruh dunia. Hasilnya memberikan gambaran mengenai bagaimana pandangan mengenai kesetaraan gender bervariasi antar generasi.
Secara spesifik, hampir sepertiga dari total responden laki-laki Gen Z menyatakan keyakinan bahwa seorang istri seharusnya menunjukkan ketaatan kepada suaminya. Angka ini menjadi sorotan utama dalam analisis peran gender kontemporer.
Lebih lanjut, temuan survei menunjukkan bahwa 33 persen dari kelompok laki-laki Gen Z berpandangan bahwa suami wajib memiliki otoritas keputusan akhir dalam urusan penting di dalam rumah tangga. Hal ini mengindikasikan adanya resistensi terhadap model kemitraan yang sepenuhnya egaliter.
Perbandingan menarik muncul ketika data Gen Z dibandingkan dengan generasi sebelumnya, yaitu Baby Boomers. Hanya 13 persen dari laki-laki generasi Baby Boomers yang menyuarakan pandangan serupa mengenai dominasi keputusan suami di rumah tangga.
Adapun di sisi responden perempuan, tren yang muncul juga menunjukkan perbedaan signifikan antar generasi. Hanya 18 persen perempuan Gen Z yang menyetujui pandangan tersebut, sementara angka pada perempuan Baby Boomers jauh lebih rendah, yakni hanya 6 persen.
Dilansir dari hasil survei tersebut, ditemukan bahwa pandangan konservatif mengenai ketaatan istri dan otoritas suami pada laki-laki Gen Z justru lebih tinggi dibandingkan populasi laki-laki yang lebih tua, yakni para Boomers.
"Hampir sepertiga laki-laki Gen Z percaya istri seharusnya taat kepada suami," demikian temuan kunci yang diungkapkan dalam presentasi hasil riset tersebut.