MEDIAKOMPETEN.CO.ID - Sebuah kisah inspiratif sekaligus menyentuh datang dari Tasikmalaya, Jawa Barat, yang menjadi sorotan publik setelah diunggah melalui media sosial. Kisah ini bercerita tentang perjuangan seorang wanita dalam menjalani hidup sehari-hari dengan kondisi kesehatan yang sangat menantang.
Fenomena ini terungkap melalui unggahan akun Instagram pribadi milik akun @estyernawaty yang kini menarik perhatian banyak warganet. Dalam unggahannya, Esty membagikan secara terbuka mengenai kondisi langka yang dideritanya selama ini.
Kondisi yang dialami Esty adalah akalasia, sebuah penyakit yang membuat proses menelan menjadi sangat sulit, bahkan mustahil untuk makan secara normal. Akibatnya, ia harus bergantung pada bantuan medis untuk asupan nutrisinya.
"Sakit akalasia, penyakit langka 1:100.000," tulis Esti dalam salah satu unggahannya yang dikutip detikcom dengan izin yang bersangkutan, Senin (30/3/2026). Ungkapan ini menyoroti betapa jarang dan tidak umumnya penyakit tersebut.
Ketergantungan pada alat bantu medis terlihat jelas dari bagaimana ia harus mengonsumsi makanan yang telah dihaluskan. Semua asupan nutrisi tersebut dimasukkan melalui selang nasogastric tube (NGT) yang terpasang.
Kondisi akalasia ini tentu memicu rasa penasaran publik mengenai apa sebenarnya penyakit tersebut dan bagaimana dampaknya pada kualitas hidup penderitanya. Penting untuk memahami dasar medis dari kondisi yang dialami Esty ini.
Untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai kondisi ini, seorang ahli telah memberikan penjelasan medisnya. Spesialis penyakit dalam memberikan pandangan profesional mengenai apa yang terjadi pada tubuh penderita akalasia.
"Akalasia merupakan kondisi ketika esofagus atau kerongkongan mengalami penyempitan," jelas Spesialis penyakit dalam dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH. Penjelasan ini menguraikan akar masalah dari kesulitan menelan yang dialami pasien.
Penyempitan pada kerongkongan ini menghambat pergerakan makanan dari mulut menuju lambung, sehingga membutuhkan penanganan medis khusus seperti yang harus dijalani oleh wanita asal Tasikmalaya ini.