MEDIAKOMPETEN.CO.ID - Pemerintahan Donald Trump baru-baru ini mengumumkan pembentukan dewan penasihat yang berfokus pada isu strategis sains dan teknologi di Amerika Serikat. Dewan ini akan memiliki peran penting dalam memberikan masukan mengenai perkembangan dan regulasi kecerdasan buatan (AI).

Langkah ini menandakan keseriusan pemerintah dalam mengintegrasikan pandangan dari para pemimpin industri teknologi terkemuka dalam pengambilan keputusannya. Pembentukan dewan penasihat ini diharapkan dapat menjembatani kesenjangan antara inovasi di sektor swasta dan kebijakan publik.

Dalam daftar anggota awal yang telah dirilis, sejumlah nama besar dari Silicon Valley turut diundang untuk bergabung. Mereka yang terpilih diharapkan membawa keahlian mendalam mereka dalam mendorong kemajuan AI di Amerika.

"CEO Meta Mark Zuckerberg, Chairman Oracle Larry Ellison, serta CEO Nvidia Jensen Huang" merupakan beberapa nama yang masuk dalam daftar awal anggota dewan tersebut, dilansir dari Reuters pada Kamis (26/3/2026). Kehadiran mereka menunjukkan pentingnya peran perusahaan-perusahaan raksasa tersebut.

Selain ketiga tokoh industri tersebut, dewan penasihat ini juga diperkuat oleh kontribusi dari tokoh teknologi lainnya. Nama-nama ini akan duduk bersama dalam forum pengambilan keputusan penting terkait masa depan AI.

"Co-founder Google Sergey Brin dan CEO AMD Lisa Su juga ikut bergabung menjadi anggota dewan awal yang berisi 13 anggota industri," demikian informasi yang diperoleh dari sumber berita tersebut. Ini menggenapi komposisi awal dewan yang cukup mumpuni.

Total anggota awal yang membentuk dewan penasihat sains dan teknologi ini berjumlah 13 individu yang merupakan representasi kuat dari industri teknologi AS. Mereka akan bertugas memberikan perspektif teknis dan strategis kepada pemerintah.

Dewan ini diharapkan dapat menyusun rekomendasi yang aplikatif dan sejalan dengan kebutuhan pengembangan teknologi di masa depan, khususnya dalam menghadapi tantangan global terkait AI.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Inet.detik. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.