MEDIAKOMPETEN.CO.ID - Momen perayaan hari besar seperti Lebaran seringkali identik dengan hidangan kaya rasa yang berpotensi meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Konsumsi berlebihan tentu saja menjadi risiko utama yang perlu diwaspadai oleh masyarakat.

Untuk mengantisipasi kenaikan kolesterol pasca pesta makan, pembatasan porsi makanan utama adalah langkah awal yang disarankan. Namun, menyeimbangkan asupan tersebut dengan konsumsi sayuran juga terbukti efektif sebagai solusi pencegahan.

Pada dasarnya, hampir semua jenis sayuran memberikan dampak positif dalam upaya menetralkan efek kolesterol dari makanan yang dikonsumsi. Hal ini karena kandungan serat dan nutrisi mikro yang dimilikinya.

Meski demikian, pakar nutrisi memberikan rekomendasi spesifik mengenai jenis sayuran mana yang sebaiknya menjadi prioritas utama. Pilihan ini didasarkan pada profil nutrisi yang paling mendukung penurunan risiko kesehatan.

Nutrisionis Rita Ramayulis secara khusus menyarankan agar masyarakat memilih sayuran yang dikategorikannya sebagai tipe A untuk penyeimbang makanan berat. Rekomendasi ini didasarkan pada komposisi makronutrien yang ideal.

Menurut Rita, kriteria utama dari sayuran Tipe A adalah rendahnya kandungan kalori yang ada di dalamnya. Ini menjadikannya pilihan yang sangat aman untuk dikonsumsi dalam jumlah banyak tanpa menambah beban kalori harian.

"Yang sayuran Tipe A adalah sayur-sayuran yang kandungan kalorinya rendah," ujar Rita Ramayulis.

Selain rendah kalori, keunggulan lain dari sayuran tipe ini terletak pada profil mikronutriennya yang kaya. Hal ini sangat penting untuk mendukung fungsi metabolisme tubuh secara keseluruhan.

"Selain itu, sayuran tipe ini juga memiliki kandungan air dan mikronutrien yang tinggi," tambah Rita Ramayulis.