Serangan yang diduga dilakukan oleh Israel terhadap Iran telah memicu gelombang kecaman internasional, dengan Malaysia menjadi salah satu negara yang paling vokal dalam menyuarakan ketidaksetujuannya. Menteri Luar Negeri Malaysia, Mohamad Hasan, dengan tegas mengecam tindakan tersebut, menekankan bahwa dunia saat ini tidak membutuhkan konflik baru dan mendesak semua pihak untuk menahan diri.

"Malaysia mengecam sekeras-kerasnya serangan Israel ke Iran," tegas Mohamad Hasan dalam pernyataan resminya. "Tindakan agresif ini hanya akan memperburuk penderitaan rakyat yang tidak bersalah dan membuka peluang terjadinya konflik yang lebih luas. Dunia saat ini tidak membutuhkan perang baru. Perundingan perlu dilakukan demi menjamin perdamaian serta stabilitas global."

Pernyataan keras dari Malaysia ini mencerminkan kekhawatiran yang mendalam di kalangan masyarakat internasional mengenai potensi eskalasi konflik di Timur Tengah. Serangan tersebut, yang dilaporkan menargetkan beberapa lokasi di Iran, terjadi di tengah ketegangan yang meningkat antara Israel dan Iran, serta kekhawatiran global mengenai program nuklir Iran.

Pelanggaran Internasional dan Ancaman Stabilitas Regional

Lebih lanjut, Mohamad Hasan menyoroti bahwa serangan tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap prinsip-prinsip hukum internasional, termasuk Konvensi Jenewa, resolusi-resolusi Dewan Keamanan PBB, Majelis Umum PBB, serta prinsip-prinsip dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ia juga menekankan bahwa serangan tersebut melanggar kedaulatan Iran dan mengancam keamanan serta stabilitas regional.

"Serangan ini jelas melanggar prinsip hukum internasional," kata Mohamad Hasan. "Apa pun alasan yang diberikan, kekerasan bukanlah jalan penyelesaian. Kami menyerukan agar serangan segera dihentikan."

Kecaman Malaysia ini sejalan dengan seruan dari banyak negara dan organisasi internasional yang mendesak semua pihak untuk menahan diri dan mencari solusi damai melalui dialog dan diplomasi. Ketegangan yang berkelanjutan antara Israel dan Iran telah lama menjadi sumber ketidakstabilan di Timur Tengah, dan setiap eskalasi lebih lanjut berpotensi memiliki konsekuensi yang mengerikan bagi kawasan dan dunia secara keseluruhan.

Kemlu RI Imbau WNI di Iran untuk Meningkatkan Kewaspadaan

Menyusul laporan serangan tersebut, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) juga telah mengeluarkan imbauan kepada Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, mengikuti aturan setempat, dan menjaga komunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tehran.