MEDIAKOMPETEN.CO.ID - Sebuah kasus medis yang sangat langka terungkap di Wardha, India, melibatkan seorang pria berusia 31 tahun yang ternyata memiliki organ ginjal berjumlah tiga. Penemuan organ ekstra ini terjadi bukan karena pemeriksaan rutin, melainkan saat pasien tersebut mencari pertolongan medis akibat keluhan kesehatan yang mendesak.

Kondisi ini menjadi sorotan karena pria tersebut awalnya mengeluhkan gejala yang mengarah pada masalah saluran kemih atau infeksi serius. Selama lima hari berturut-turut, ia merasakan nyeri signifikan di bagian sisi kanan punggungnya.

Selain nyeri punggung yang konstan, pasien juga melaporkan gejala lain yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari. Gejala tersebut mencakup sensasi seperti terbakar saat proses buang air kecil, disertai dengan demam tinggi yang mencapai suhu 39 derajat Celsius.

Ketika dibawa ke fasilitas kesehatan setempat, tim dokter segera melakukan pemeriksaan fisik awal terhadap pasien tersebut. Dokter menemukan bahwa area perut pasien menunjukkan respons nyeri yang sangat kuat ketika dilakukan penekanan.

Selain nyeri tekan, hasil observasi visual menunjukkan adanya perubahan signifikan pada warna urine pasien. Urine yang dikeluarkan tampak keruh, yang merupakan indikasi kuat adanya masalah pada sistem saluran kemih atau ginjal.

Dilansir dari Live Science, serangkaian tes laboratorium kemudian dilakukan untuk menentukan penyebab pasti dari gejala yang dialami pria tersebut. Hasil tes darah menunjukkan adanya peningkatan kadar leukosit.

Kadar leukosit yang tinggi pada hasil tes darah mengindikasikan bahwa tubuh sedang aktif melawan suatu infeksi atau peradangan. Sel darah putih ini merupakan garda terdepan sistem imun tubuh dalam merespons ancaman patogen.

Lebih lanjut, hasil kultur urine memberikan identifikasi spesifik mengenai agen penyebab infeksi yang menyerang pasien. Kultur tersebut mengidentifikasi keberadaan bakteri bernama Klebsiella pneumoniae.

Bakteri Klebsiella pneumoniae ini dikenal umum sebagai salah satu penyebab utama terjadinya infeksi saluran kemih (ISK) pada manusia. Temuan ini lantas mengonfirmasi bahwa pasien sedang mengalami infeksi aktif yang memerlukan penanganan segera.