MEDIAKOMPETEN.CO.ID - Persaingan memperebutkan talenta di sektor teknologi, khususnya bidang kecerdasan buatan (AI), kian memanas di kancah global. Fenomena pembajakan engineer dan pakar AI antarperusahaan teknologi besar kini menjadi perhatian serius bagi korporasi raksasa.

Salah satu raksasa teknologi, Apple, dilaporkan telah mengambil langkah preventif signifikan untuk mengamankan aset intelektual dan sumber daya manusianya. Langkah ini dilakukan setelah perusahaan tersebut beberapa kali mengalami kehilangan tenaga ahli ke kompetitor.

Untuk mempertahankan para desainer kunci yang terlibat dalam pengembangan iPhone, Apple dikabarkan menggelontorkan bonus dengan nominal yang sangat besar. Inisiatif ini bertujuan memagari karyawan agar tidak tergoda pindah ke perusahaan lain yang menawarkan kompensasi lebih tinggi.

Menurut laporan terbaru yang dikutip dari Bloomberg, langkah pemberian bonus ini mulai diterapkan oleh Apple pada pekan ini. Bonus tersebut secara spesifik ditujukan kepada sejumlah desainer yang memiliki peran penting dalam evolusi desain iPhone.

Sumber yang dikutip menyebutkan bahwa insentif finansial ini diberikan sebagai upaya strategis untuk mencegah pembelotan ke perusahaan lain yang agresif merekrut, seperti OpenAI. OpenAI diketahui menawarkan paket remunerasi yang sangat kompetitif di pasar saat ini.

Bonus yang diberikan ini dikategorikan sebagai bonus 'di luar siklus' oleh pihak internal. Artinya, pemberian dana ini terpisah dan tidak termasuk dalam skema pembagian bonus reguler yang biasanya diterima oleh karyawan Apple secara terjadwal.

Adapun besaran dana fantastis yang disiapkan Apple untuk para desainer ini cukup signifikan. Nilai bonus tersebut dikabarkan berkisar antara USD 200.000 hingga USD 400.000 per individu.

Jika dikonversi ke mata uang Rupiah, jumlah bonus yang ditawarkan Apple tersebut setara dengan kisaran Rp 3,4 miliar hingga Rp 6,8 miliar. Angka ini mencerminkan betapa pentingnya posisi desainer tersebut bagi masa depan produk andalan Apple.

"Apple mulai pekan ini memberikan bonus dengan jumlah fantastis untuk sejumlah desain iPhone," demikian bunyi laporan tersebut, dilansir dari Bloomberg.