MEDIAKOMPETEN.CO.ID - Gelombang pemudik terus mengalir kembali menuju Jakarta pada hari ini, menandai puncak fase arus balik pasca-liburan Idulfitri. Antusiasme masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api untuk kembali ke pusat aktivitas ekonomi terlihat sangat tinggi.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat angka yang signifikan terkait pergerakan penumpang pada hari Minggu ini. Data sementara menunjukkan bahwa hingga pukul 10.00 WIB, terdapat sebanyak 202.279 penumpang Kereta Api Jarak Jauh yang melakukan perjalanan.
Angka pergerakan tersebut menghasilkan tingkat okupansi sementara yang impresif, bahkan melampaui kapasitas normal. Tercatat, okupansi sementara untuk perjalanan hari ini mencapai 123,8% dari kapasitas yang tersedia.
Fenomena mobilitas pasca-libur ini menunjukkan pergeseran pola perjalanan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini mengindikasikan bahwa masyarakat kini mulai menyebar waktu kepulangan mereka.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, memberikan pandangan mengenai tren perjalanan Lebaran tahun ini. Menurutnya, pola mobilitas pemudik menunjukkan adanya perkembangan yang semakin tersebar.
"Sejak pertengahan Maret, volume pelanggan terus bergerak naik dan saat ini masih berada dalam fase arus balik," ujar Anne Purba.
Anne Purba juga menyoroti mengapa kereta api tetap menjadi primadona bagi para pemudik yang kembali ke kota besar. Ia menekankan keunggulan layanan yang ditawarkan oleh moda transportasi kereta api.
"Kereta api tetap menjadi pilihan karena jadwal perjalanan yang pasti serta kenyamanan selama perjalanan," kata Anne Purba.
Pernyataan dari Vice President Corporate Communication KAI tersebut disampaikan dalam keterangannya pada hari Minggu, 29 Maret 2026. Data ini menjadi indikator penting bagi evaluasi manajemen transportasi nasional.