Jakarta, Indonesia – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini menyampaikan pernyataan yang cukup meyakinkan mengenai perkembangan konflik antara AS dan Iran. Dalam sebuah konferensi pers yang diadakan pada hari Senin (waktu setempat), Trump mengklaim bahwa perang melawan Iran akan segera berakhir. Lebih lanjut, ia bahkan berani memprediksi bahwa harga minyak dunia, yang sempat melonjak tajam akibat ketegangan tersebut, akan segera mengalami penurunan.
Pernyataan optimis ini muncul di tengah kekhawatiran global mengenai stabilitas kawasan Timur Tengah dan dampaknya terhadap ekonomi dunia. Lonjakan harga minyak telah memicu kekhawatiran inflasi dan potensi resesi global. Oleh karena itu, pernyataan Trump ini diharapkan dapat memberikan sedikit ketenangan bagi pasar dan masyarakat dunia.
Menurut Trump, operasi militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat bersama dengan sekutunya, Israel, sejak tanggal 28 Februari lalu, telah mencapai kemajuan signifikan dalam mencapai tujuan-tujuan militer yang telah ditetapkan. "Kami membuat kemajuan besar untuk menyelesaikan tujuan militer kami," tegas Trump, seperti yang dikutip dari CNBC pada hari Selasa (10/3/2026).
Komentar Trump ini dilontarkan di tengah gejolak pasar keuangan global yang dipicu oleh lonjakan harga minyak dunia, yang sempat menembus angka USD 100 per barel selama akhir pekan. Kenaikan harga minyak ini disebabkan oleh kekhawatiran gangguan pasokan akibat konflik yang sedang berlangsung.
Trump menyampaikan pernyataannya tersebut saat berada di Trump National Doral Club yang terletak di dekat Miami. Pemilihan lokasi ini menambah kesan bahwa Trump ingin menyampaikan pesan yang kuat dan meyakinkan kepada dunia.
Klaim Melumpuhkan Kekuatan Militer Iran
Dalam konferensi pers tersebut, Trump dengan percaya diri mengklaim bahwa pasukan Amerika Serikat telah berhasil melumpuhkan kekuatan militer Iran secara signifikan. Ia bahkan memberikan rincian mengenai kerusakan yang dialami oleh militer Iran.
Menurut Trump, lebih dari 50 kapal angkatan laut Iran telah dihancurkan dalam operasi militer tersebut. Selain itu, ia juga mengklaim bahwa angkatan udara dan sistem pertahanan udara Iran telah mengalami kerusakan yang sangat besar. "Beberapa orang bahkan bisa mengatakan bahwa misi ini hampir selesai. Kami telah melumpuhkan seluruh kekuatan Iran secara sangat menyeluruh," ujar Trump dengan nada yang penuh kemenangan.
Tidak hanya itu, Trump juga menyatakan bahwa kepemimpinan Iran saat ini telah kehilangan kendali akibat serangan yang dilancarkan oleh AS dan sekutunya. "Mereka tidak memiliki kepemimpinan. Semuanya telah dihancurkan," tegasnya.