Jakarta, [Tanggal Hari Ini] – Kabar baik bagi seluruh masyarakat Indonesia! Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan angin segar terkait ketersediaan beras nasional. Dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan) pada hari Jumat, 6 Maret , Mentan Amran dengan tegas menyatakan bahwa stok beras di Indonesia berada dalam kondisi yang sangat aman dan melimpah. Bahkan, menurutnya, ketersediaan beras saat ini mencukupi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Indonesia hingga hampir setahun penuh ke depan.

Pernyataan ini tentu menjadi jawaban atas berbagai kekhawatiran yang mungkin muncul di tengah masyarakat terkait isu ketahanan pangan. Dengan kepastian stok beras yang aman, diharapkan masyarakat dapat merasa tenang dan tidak perlu melakukan pembelian berlebihan (panic buying) yang justru dapat memicu ketidakstabilan harga di pasaran.

Rincian Stok Beras Nasional: Angka yang Mencengangkan

Mentan Amran memaparkan data yang sangat meyakinkan terkait ketersediaan beras nasional. Berdasarkan data yang dihimpun Kementan, total stok beras nasional saat ini mencapai angka fantastis, yaitu 27,99 juta ton. Angka ini merupakan gabungan dari beberapa sumber stok beras, yang meliputi:

  • Stok di Perum Bulog: Perum Bulog, sebagai badan usaha milik negara yang bertugas menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, memiliki stok beras sebesar 3,76 juta ton. Jumlah ini merupakan cadangan beras pemerintah (CBP) yang siap didistribusikan untuk berbagai keperluan, seperti stabilisasi harga, penanggulangan bencana, dan program .
  • Stok di Masyarakat: Stok beras yang berada di tangan masyarakat, baik petani, pedagang, maupun konsumen, mencapai jumlah yang signifikan, yaitu sekitar 12,50 juta ton. Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan beras nasional.
  • Standing Crop (Padi Siap Panen): Selain stok beras yang sudah tersedia, Indonesia juga memiliki potensi produksi beras yang besar dalam bentuk standing crop atau padi siap panen. Luas lahan pertanian yang ditanami padi dan siap dipanen menghasilkan potensi produksi beras sebesar 11,73 juta ton. Angka ini menjamin pasokan beras akan terus berlanjut dalam beberapa bulan ke depan.

Dengan rincian stok beras yang sedemikian besar, Mentan Amran dengan optimis menyatakan bahwa Indonesia tidak perlu khawatir akan kekurangan beras. "Kalau kita lihat data hari ini, ketersediaan pangan kita sangat aman. Total stok beras nasional cukup untuk 324 hari ke depan atau sekitar 10,8 bulan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," tegas Mentan Amran.

Produksi Beras Nasional: Mesin yang Terus Berputar

Ketersediaan stok beras yang melimpah ini tentu tidak datang dengan sendirinya. Mentan Amran menjelaskan bahwa tingginya stok beras nasional tidak terlepas dari tingkat produksi beras nasional yang terus terjaga. Dalam beberapa bulan terakhir, produksi beras nasional mampu mencapai angka 2,6 hingga 5,7 juta ton per bulan. Angka ini jauh di atas rata-rata konsumsi beras nasional yang mencapai 2,59 juta ton per bulan.

Data produksi beras selama periode Januari hingga Mei 2026 juga menunjukkan tren yang positif. Selama periode tersebut, total produksi beras tercatat mencapai sekitar 16,92 juta ton, dengan rata-rata produksi bulanan berkisar antara 2,6 hingga 5,7 juta ton.