Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dan perayaan Idul Fitri yang penuh berkah, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), sebagai Subholding Gas Pertamina, mengambil langkah proaktif dengan membentuk Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) . Pembentukan satgas ini merupakan wujud komitmen PGN untuk memastikan keandalan dan keamanan pasokan gas bumi bagi seluruh masyarakat Indonesia selama periode krusial ini.

Satgas RAFI 2026 bukan sekadar tim ad hoc, melainkan sebuah unit yang dirancang secara komprehensif untuk mengawal seluruh aspek penyaluran gas bumi, mulai dari hulu hingga hilir. Kesiapan operasional yang ditingkatkan mencakup penguatan jaringan distribusi, pemeliharaan infrastruktur gas bumi yang vital, serta peningkatan kualitas layanan pelanggan di seluruh wilayah operasional PGN Group yang tersebar luas di berbagai pelosok negeri.

Mengapa Satgas RAFI 2026 Begitu Penting?

Periode Ramadhan dan Idul Fitri selalu ditandai dengan peningkatan aktivitas masyarakat, yang secara langsung berdampak pada peningkatan kebutuhan energi. Rumah tangga membutuhkan gas bumi untuk memasak hidangan sahur dan berbuka , industri makanan dan minuman meningkatkan produksinya untuk memenuhi permintaan pasar, dan sektor komersial seperti pusat perbelanjaan dan hotel beroperasi dengan kapasitas penuh untuk melayani masyarakat yang merayakan hari raya.

Jika pasokan gas bumi terganggu, dampaknya bisa sangat signifikan. Rumah tangga kesulitan menyiapkan makanan, industri mengalami penurunan produksi, dan sektor komersial tidak dapat beroperasi secara optimal. Lebih jauh lagi, gangguan pasokan energi dapat memicu inflasi dan mengganggu stabilitas ekonomi secara keseluruhan.

Menyadari potensi risiko ini, PGN mengambil inisiatif untuk membentuk Satgas RAFI 2026 sebagai langkah antisipasi. Satgas ini bertugas untuk memantau dan mengendalikan seluruh aspek penyaluran gas bumi, memastikan bahwa pasokan tetap aman dan andal selama periode Ramadhan dan Idul Fitri.

Fokus Utama Satgas RAFI 2026

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menjelaskan bahwa Satgas RAFI 2026 dibentuk sebagai respons proaktif terhadap potensi peningkatan kebutuhan energi selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri. "Satgas RAFI hadir sebagai komitmen PGN dalam menyalurkan gas bumi, baik gas pipa maupun LNG, kepada seluruh pelanggan secara aman dan andal di seluruh wilayah operasional kami," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Satgas RAFI 2026 memprioritaskan beberapa aspek kunci: