Menjelang perayaan Idul Fitri 2026, PT Pertamina (Persero) mengambil langkah proaktif untuk memastikan kelancaran arus mudik bagi masyarakat Indonesia. Perusahaan energi milik negara ini telah menyiapkan strategi komprehensif untuk mengamankan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM), Liquefied Petroleum Gas (LPG), dan Avtur, serta menyiagakan ribuan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang beroperasi selama 24 jam di sepanjang jalur mudik.
VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa stok energi nasional dalam kondisi aman dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026. "Kami telah meningkatkan pasokan stok energi untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi pada Lebaran ini, terutama pada arus pergi dan arus balik. Stok BBM, LPG, dan Avtur sudah aman dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia," ujar Baron dalam konferensi pers Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas Rafi) di Graha Pertamina, Jakarta.
Pertamina Patra Niaga, sebagai Subholding Downstream Pertamina, turut memastikan kesiapan jaringan SPBU yang akan menjadi garda terdepan dalam melayani kebutuhan energi para pemudik. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV, menyatakan bahwa sebanyak 2.074 SPBU Pertamina akan beroperasi selama 24 jam di jalur-jalur strategis. "Kita menyediakan layanan energi di jalur potensial, di jalur tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama berupa SPBU yang akan beroperasi 24 jam. Terdapat sekitar 2.074 SPBU," kata Roberth.
Antisipasi Puncak Arus Mudik dan Balik
Pertamina telah memproyeksikan puncak arus mudik akan terjadi dalam dua gelombang, yaitu pada tanggal 14-15 Maret dan 18-19 Maret 2026. Sementara itu, arus balik diperkirakan akan terjadi pada tanggal 24-25 Maret dan 28-29 Maret 2026. Proyeksi ini didasarkan pada analisis data historis dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah dan operator jalan tol.
"Cukup banyak spare cuti bersama dan libur, pasti juga ada masyarakat yang ingin langsung menghabiskan seluruh waktunya, atau mungkin juga ada bagian-bagian kemudian melakukan perjalanan tidak langsung ke kampung halaman, tapi juga mengisi bersama keluarga ke tempat wisata misalnya," jelas Roberth.
Fokus pada Kemudahan dan Kenyamanan Pemudik
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menekankan komitmen perusahaan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para pemudik selama perjalanan dan di kampung halaman. Melalui Satgas RAFI 2026, Pertamina akan memastikan setiap pemudik mendapatkan akses energi dengan mudah dan nyaman.
"Fokus utama kami adalah memberikan ketenangan bagi masyarakat. Seluruh fasilitas operasional Pertamina akan bekerja 24 jam untuk menjamin ketersediaan BBM, LPG, dan Avtur tetap terjaga di tengah lonjakan mobilitas," ujar Simon.