Menyambut bulan suci Ramadan dan periode , , sebagai garda terdepan dalam penyediaan dan distribusi energi di Indonesia, telah mengambil langkah-langkah proaktif dan komprehensif untuk memastikan kelancaran pasokan energi serta kenyamanan para pemudik. Persiapan matang ini mencakup kesiagaan infrastruktur yang luas, penambahan layanan pendukung, dan penyediaan fasilitas istirahat yang memadai di sepanjang jalur mudik utama.

Infrastruktur Siap Tempur: Jaringan dan Pertashop yang Luas dan Siaga

Sebagai tulang punggung distribusi bahan bakar, Pertamina Patra Niaga telah menyiagakan seluruh jaringan SPBU dan Pertashop yang tersebar di seluruh Indonesia. Sebanyak 7.885 SPBU dipastikan beroperasi optimal, dengan 2.074 di antaranya siap melayani pelanggan selama 24 jam penuh. Keberadaan SPBU 24 jam ini sangat krusial untuk memastikan ketersediaan bahan bakar bagi para pemudik yang melakukan perjalanan di malam hari atau saat kondisi lalu lintas padat.

Selain SPBU, Pertamina Patra Niaga juga mengandalkan jaringan Pertashop yang mencapai 6.777 unit. Pertashop, sebagai lembaga penyalur resmi Pertamina dalam skala yang lebih kecil, memiliki peran penting dalam menjangkau daerah-daerah pelosok dan wilayah yang sulit diakses oleh SPBU konvensional. Kehadiran Pertashop di lokasi-lokasi strategis ini akan semakin memperkuat jaminan ketersediaan bahan bakar bagi para pemudik di seluruh penjuru negeri.

Layanan LPG dan Minyak Tanah: Memenuhi Kebutuhan Energi Rumah Tangga

Selain fokus pada penyediaan bahan bakar untuk kendaraan, Pertamina Patra Niaga juga tidak melupakan kebutuhan energi rumah tangga selama bulan Ramadan dan Lebaran. Perusahaan telah menyiagakan 6.662 agen LPG, dengan 6.300 di antaranya beroperasi selama 24 jam. Ketersediaan LPG yang memadai sangat penting untuk memenuhi kebutuhan memasak dan keperluan rumah tangga lainnya selama periode peningkatan konsumsi ini.

Selain LPG, Pertamina Patra Niaga juga memastikan ketersediaan minyak tanah melalui 223 agen yang tersebar di berbagai wilayah. Meskipun penggunaan minyak tanah telah berkurang secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, namun masih ada sebagian masyarakat yang bergantung pada bahan bakar ini untuk keperluan tertentu.

Penguatan Layanan di Jalur Mudik Utama: Modular BBM, Kios Pertamina Siaga, dan Mobil Tangki Standby

Menyadari potensi peningkatan konsumsi bahan bakar di jalur-jalur mudik utama, Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan strategi khusus untuk memperkuat layanan di wilayah-wilayah tersebut. Beberapa langkah yang diambil antara lain: