Jakarta – Menjelang bulan suci Ramadan dan perayaan Idulfitri, , sebagai Subholding Commercial & Trading Pertamina, menegaskan komitmennya untuk memastikan ketersediaan pasokan energi, baik Bahan Bakar Minyak (BBM) maupun Liquefied Petroleum Gas (LPG), dalam kondisi yang aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap potensi peningkatan konsumsi energi selama periode Ramadan dan Idulfitri, yang seringkali ditandai dengan peningkatan aktivitas masyarakat, mobilitas, dan kegiatan ekonomi.

Pertamina Patra Niaga juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan yang sebenarnya. Imbauan ini bertujuan untuk mencegah pemborosan energi dan memastikan ketersediaan pasokan tetap terjaga untuk seluruh lapisan masyarakat. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembelian BBM dan LPG secara berlebihan atau panik (panic buying), karena stok energi nasional dipastikan aman dengan sistem distribusi yang terukur dan terkontrol.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan penimbunan BBM maupun LPG. Tindakan penimbunan tidak hanya merugikan masyarakat lain yang membutuhkan energi, tetapi juga melanggar ketentuan yang berlaku dan dapat dikenakan sanksi pidana. Pertamina Patra Niaga bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk menindak tegas pelaku penimbunan yang merugikan masyarakat dan mengganggu stabilitas pasokan energi nasional.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyampaikan pesan kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi selama Ramadan dan Idulfitri. "Pertamina Patra Niaga terus memastikan ketersediaan pasokan BBM dan LPG bagi masyarakat. Berbagai langkah antisipasi telah kami lakukan, mulai dari build up stock, penguatan sarana distribusi, koordinasi intensif dengan seluruh stakeholder terkait mulai dari pemerintah melalui kementerian terkait, kedutaan besar dan perwakilan luar negeri, mitra bisnis, hingga mitra internasional sesama badan usaha, hingga memastikan sistem monitoring distribusi berjalan optimal," ujar Roberth.

Strategi Pertamina Patra Niaga dalam Menjaga Ketahanan Energi

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi peningkatan konsumsi energi selama Ramadan dan Idulfitri, Pertamina Patra Niaga telah melakukan serangkaian upaya penguatan layanan dan peningkatan ketahanan pasokan energi. Upaya-upaya tersebut mencakup:

  1. Build Up Stock (Peningkatan Stok): Pertamina Patra Niaga telah meningkatkan stok BBM dan LPG di seluruh terminal dan depot di seluruh Indonesia. Peningkatan stok ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan energi selama periode Ramadan dan Idulfitri, serta memastikan ketersediaan pasokan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

    Penguatan Sarana dan Fasilitas Distribusi: Pertamina Patra Niaga telah melakukan pemeliharaan dan peningkatan kapasitas sarana dan fasilitas distribusi, seperti tangki penyimpanan, pipa penyalur, truk tangki, dan . Penguatan sarana dan fasilitas distribusi ini bertujuan untuk memastikan kelancaran penyaluran energi dari terminal dan depot ke konsumen akhir, serta mengurangi potensi gangguan atau hambatan dalam proses distribusi.

    Koordinasi Intensif dengan Stakeholder: Pertamina Patra Niaga menjalin koordinasi intensif dengan seluruh stakeholder terkait, termasuk pemerintah melalui kementerian terkait (Kementerian ESDM, Kementerian Perdagangan, dll.), pemerintah daerah, aparat penegak hukum, kedutaan besar dan perwakilan luar negeri, mitra bisnis, hingga mitra internasional sesama badan usaha. Koordinasi ini bertujuan untuk memastikan kelancaran pasokan energi, mengatasi potensi masalah atau kendala, dan menjaga stabilitas harga energi.