Jakarta – PT Pertamina (Persero), melalui Subholding Downstream-nya, PT Pertamina Patra Niaga, mengambil langkah strategis untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026. Langkah ini diwujudkan melalui penyesuaian harga khusus avtur di sejumlah bandara yang dikelola oleh Angkasa Pura di seluruh Indonesia. Inisiatif ini bukan hanya sekadar penyesuaian harga, melainkan sebuah komitmen nyata Pertamina untuk berkontribusi dalam menjaga stabilitas ekonomi dan memfasilitasi mobilitas masyarakat selama periode penting ini.
Keputusan Pertamina Patra Niaga untuk memberikan harga khusus avtur merupakan respons proaktif terhadap dinamika kebutuhan transportasi udara selama musim mudik Lebaran. Periode ini selalu ditandai dengan lonjakan permintaan tiket pesawat, yang seringkali diikuti dengan kenaikan harga yang signifikan. Kondisi ini dapat memberatkan masyarakat yang ingin merayakan hari raya bersama keluarga di kampung halaman. Oleh karena itu, intervensi Pertamina melalui kebijakan harga khusus avtur diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan.
Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina memahami betul peran strategisnya dalam mendukung berbagai sektor ekonomi, termasuk sektor penerbangan. Avtur merupakan komponen vital dalam operasional maskapai penerbangan, dan fluktuasi harganya dapat secara langsung memengaruhi biaya operasional maskapai. Dengan memberikan diskon khusus, Pertamina berharap maskapai dapat mengoptimalkan biaya operasional mereka, yang pada akhirnya dapat diterjemahkan menjadi harga tiket yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
Detail Kebijakan Diskon Avtur
Penyesuaian harga avtur yang dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga berupa pemberian diskon sebesar 10% dari harga normal. Diskon ini berlaku di 37 bandara yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Pemilihan bandara-bandara ini didasarkan pada pertimbangan strategis, yaitu bandara-bandara yang memiliki volume penerbangan yang tinggi dan menjadi pintu gerbang utama bagi arus mudik dan balik Lebaran.
Penerapan diskon avtur ini diharapkan dapat memberikan dampak ganda. Pertama, membantu maskapai penerbangan dalam menekan biaya operasional. Kedua, mendorong maskapai untuk menawarkan harga tiket yang lebih kompetitif kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik dan balik Lebaran dengan biaya yang lebih terjangkau, tanpa harus mengorbankan kenyamanan dan keamanan.
Daftar Bandara yang Menerapkan Diskon Avtur
Kebijakan diskon avtur ini diterapkan di 37 bandara yang mencakup berbagai wilayah di Indonesia, antara lain:
- Sumatera: Kualanamu (Medan), Minangkabau (Padang), Sultan Iskandar Muda (Aceh), Hang Nadim (Batam), H.A.S. Hanandjoeddin (Belitung), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang).
- Jawa: Soekarno-Hatta (Jakarta), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Achmad Yani (Semarang), Kertajati (Majalengka), Juanda (Surabaya), Adisutjipto (Yogyakarta).
- Bali dan Nusa Tenggara: Ngurah Rai (Denpasar), Bandara Internasional Lombok (Praya).
- Kalimantan: Supadio (Pontianak), Syamsuddin Noor (Banjarmasin), Sepinggan (Balikpapan).
- Sulawesi: Hasanuddin (Makassar), Sam Ratulangi (Manado).
- Maluku dan Papua: Pattimura (Ambon), Frans Kaisiepo (Biak), Sentani (Jayapura).