MEDIAKOMPETEN.CO.ID - Performa impresif klub raksasa Spanyol, Barcelona, di bawah komando pelatih baru Hansi Flick kini menjadi perbincangan hangat di dunia sepak bola. Sorotan tidak hanya tertuju pada hasil akhir pertandingan, tetapi juga pada gaya bermain atraktif yang berhasil ditanamkan Flick pada skuad Blaugrana musim ini.

Gaya permainan yang disuguhkan oleh Barcelona ini rupanya berhasil memikat perhatian banyak pengamat, bahkan tokoh sekaliber Pep Guardiola. Pelatih Manchester City tersebut secara terbuka menyatakan kekagumannya terhadap evolusi permainan yang ditunjukkan oleh tim Catalunya tersebut.

Guardiola bahkan mengibaratkan menonton pertandingan Barcelona saat ini sebagai sebuah bentuk hiburan yang menyenangkan. Baginya, sepak bola profesional haruslah bisa dinikmati layaknya menikmati tontonan di bioskop atau bersantap di restoran mewah.

Ia secara spesifik menyampaikan apresiasinya terhadap dinamika tim di bawah asuhan Flick. "Ketika Barca-nya Flick bermain dan saya punya waktu, saya akan duduk dan menontonnya-karena itu menyenangkan," ujar Guardiola.

Sementara respons Guardiola terbilang positif, apresiasi dari Thierry Henry membawa cerita yang sedikit lebih dramatis. Legenda Arsenal tersebut diketahui sempat menyuarakan keraguannya terhadap pendekatan permainan Barcelona yang dianggap terlalu agresif.

Keraguan Henry muncul pada periode inkonsistensi performa tim, di mana gaya bermain ofensif ala Flick dinilai terlalu berisiko untuk diterapkan dalam persaingan ketat di level tertinggi kompetisi Eropa.

Namun, pandangan Henry berubah drastis setelah Barcelona menampilkan performa superior di ajang Liga Champions. Momen kunci terjadi ketika Blaugrana berhasil menghancurkan Newcastle United dengan skor telak 7-2 pada leg kedua babak 16 besar kompetisi tersebut.

Penampilan meyakinkan tersebut segera mendorong Henry untuk melontarkan pujian yang sangat besar kepada tim asuhan Flick tersebut. "Selamat untuk Barcelona. Eropa mulai merasakan ancamannya. Itu bukan sekadar kemenangan, tapi seperti gempa global," kata Henry.

Henry juga menyoroti adanya peningkatan signifikan yang terjadi di babak kedua pertandingan melawan Newcastle, setelah skor sempat ketat 3-2 saat turun minum. Ia melihat adanya perubahan mental dan taktik yang luar biasa pada paruh kedua laga tersebut.