MEDIAKOMPETEN.CO.ID - Rentetan hasil minor kembali menghantui Chelsea setelah mereka harus mengakui keunggulan Everton dalam lanjutan Premier League pekan ini. Kekalahan tersebut menambah tekanan signifikan pada skuad asuhan Liam Rosenior.
Pertandingan krusial tersebut berlangsung di Hill Dickinson Stadium pada Minggu (22/3/2026) dini hari WIB. Hasil akhir menunjukkan skor telak 0-3 untuk kemenangan tuan rumah Everton.
Kekalahan ini menandai catatan buruk bagi The Blues, sebab ini merupakan kekalahan keempat secara berturut-turut di semua ajang kompetisi yang mereka ikuti. Situasi ini tentu memicu spekulasi publik mengenai motivasi para pemain di lapangan.
Menanggapi berbagai kritik dan dugaan adanya penurunan semangat bertanding, Liam Rosenior segera memberikan klarifikasi resmi. Ia berupaya meredam isu bahwa para pemainnya bermain tanpa gairah atau ogah-ogahan saat menghadapi Everton.
Manajer Chelsea tersebut dengan tegas membantah adanya indikasi kurangnya usaha dari para penggawa timnya di laga tandang tersebut. Menurut Rosenior, hasil minor ini murni disebabkan oleh performa tim yang kurang maksimal, bukan karena kurangnya dedikasi.
"Manajer Chelsea Liam Rosenior membantah jika para pemainnya kurang berusaha," demikian pernyataan yang muncul setelah pertandingan tersebut. Hal ini menunjukkan upaya keras manajemen untuk menjaga moralitas skuad.
Kekalahan 0-3 dari Everton di kandang lawan menjadi sorotan tajam media massa nasional maupun internasional. Pertandingan ini merupakan bagian dari jadwal padat Premier League yang menguji daya tahan mental tim.
Bahkan, isu mengenai "pemain Chelsea ogah-ogahan" mulai mengemuka di kalangan analis dan suporter menyusul rentetan hasil negatif ini. Namun, Rosenior berusaha menutup ruang bagi interpretasi negatif tersebut.
Dilansir dari berbagai laporan pasca-pertandingan, Rosenior menekankan bahwa ia melihat upaya maksimal dari setiap individu di lapangan, meskipun hasilnya tidak sesuai harapan yang diharapkan. Ini adalah bagian dari siklus sulit dalam sepak bola profesional.