MEDIAKOMPETEN.CO.ID - Hubungan antara pendiri Microsoft, Bill Gates, dengan mendiang Jeffrey Epstein kembali menjadi sorotan publik setelah terungkapnya sejumlah dokumen baru. Korespondensi melalui surat elektronik atau email tersebut memperlihatkan dinamika yang jarang diketahui sebelumnya di antara kedua tokoh besar ini.
Berdasarkan data yang dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DoJ), terungkap bahwa Epstein beberapa kali mengirimkan pesan langsung kepada Gates. Dokumen ini memberikan gambaran mengenai interaksi mereka yang melibatkan saran pribadi hingga urusan finansial yang cukup sensitif.
Salah satu poin yang mencuri perhatian dalam laporan tersebut adalah ketika Epstein memberikan saran khusus mengenai langkah hidup yang sebaiknya diambil oleh Gates. Ia menyarankan agar sang filantropis tersebut mengikuti jejak yang telah diambil oleh pendiri Amazon, Jeff Bezos.
"Gates sebaiknya mempertimbangkan untuk menempuh jalan yang serupa dengan apa yang dilakukan oleh Jeff Bezos dalam mengelola urusan pribadinya," tulis Jeffrey Epstein dalam salah satu pesan elektroniknya.
Selain saran tersebut, dokumen yang dilansir dari Departemen Kehakiman (DoJ) ini juga menyinggung keterlibatan Epstein dalam membiayai kehidupan seorang pemain bridge asal Rusia bernama Mila Antonova. Perempuan ini disebut-sebut memiliki hubungan khusus dengan Bill Gates di masa lalu.
Epstein diketahui menanggung biaya hidup serta pendidikan Antonova selama berada di Amerika Serikat. Hal ini diduga dilakukan oleh sang predator seksual tersebut sebagai bagian dari upayanya untuk tetap memiliki pengaruh di dalam lingkaran kekuasaan Gates.
"Biaya hidup dan pendidikan untuk Mila Antonova telah saya tanggung sepenuhnya, dan kini saya meminta pengembalian dana atau reimburse atas pengeluaran tersebut," ungkap Jeffrey Epstein dalam emailnya yang ditujukan kepada Bill Gates.
Permintaan tersebut dikirimkan secara formal melalui sebuah email langsung pada tanggal 5 Januari 2019. Tanggal ini menjadi momen krusial karena menunjukkan bahwa komunikasi di antara keduanya masih berlangsung hingga beberapa bulan sebelum Epstein akhirnya ditangkap.
Pengungkapan rincian email ini merupakan bagian dari laporan situasi terkait penyelidikan berkelanjutan terhadap jaringan luas yang dimiliki oleh Epstein. Fakta-fakta baru ini memberikan perspektif tambahan bagi publik dalam memahami perkembangan global kasus tersebut.