Jakarta, Liputan6.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini melakukan kunjungan mendadak ke Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, untuk membuktikan secara langsung kondisi ekonomi Indonesia di tingkat akar rumput. Kunjungan ini dilakukan untuk menepis anggapan sejumlah pihak yang menyebutkan bahwa ekonomi Indonesia sedang mengalami pelemahan, bahkan menuju resesi.

"Banyak ekonom yang berpendapat bahwa kita sudah resesi, daya beli masyarakat hancur, pasar sepi, tidak ada pembeli. Saya ingin membuktikan sendiri, karena data-data yang kami miliki menunjukkan bahwa ekonomi kita sedang dalam kondisi yang baik. Jika ekonomi bagus, seharusnya di pusat perdagangan seperti Tanah Abang ini juga ramai pembeli," ujar Menkeu Purbaya saat ditemui di Pasar Tanah Abang, Senin (9/3/).

Kunjungan Menkeu Purbaya ke Pasar Tanah Abang tidak hanya sekadar inspeksi. Ia berinteraksi langsung dengan para pedagang dan pembeli, mendengarkan keluh kesah mereka, serta melihat langsung aktivitas jual beli yang terjadi. Hasilnya, ia menemukan bahwa Pasar Tanah Abang masih ramai dikunjungi pembeli, menandakan bahwa daya beli masyarakat masih cukup kuat.

"Ternyata benar, daya beli masyarakat masih ada, orang masih berbelanja, pasar juga masih ramai," tegasnya.

Menkeu Purbaya bahkan merasakan langsung antusiasme masyarakat saat ia tiba di Pasar Tanah Abang. Kedatangannya langsung disambut kerumunan pengunjung dan pedagang yang ingin berinteraksi dengannya. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa aktivitas ekonomi di Pasar Tanah Abang masih berjalan dengan baik, dan Indonesia masih jauh dari ancaman resesi atau krisis ekonomi.

"Ketika saya datang dan langsung dikerumuni banyak orang, itu artinya banyak orang yang sedang berbelanja. Ini menunjukkan bahwa daya beli masyarakat sedang membaik, dan kita tidak sedang mengalami resesi. Apalagi krisis, kita jauh dari krisis," jelasnya.

Masyarakat Diminta Tenang, Pemerintah Siap Jaga Stabilitas Ekonomi

Lebih lanjut, Menkeu Purbaya meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik terhadap isu-isu ekonomi yang beredar. Ia meyakinkan bahwa kondisi ekonomi nasional saat ini masih positif dan stabil. Pemerintah, melalui kebijakan fiskal yang tepat, akan terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.

"Ekonomi kita sedang bagus, teman-teman tidak usah takut. Jika harga minyak dunia naik, kita akan coba mengatasinya melalui APBN, dan kita akan mengendalikan situasi semaksimal mungkin," ungkapnya.