MEDIAKOMPETEN.CO.ID - Suasana perayaan Idul Fitri di Indonesia selalu identik dengan pemandangan keluarga yang tampil kompak dalam balutan busana senada. Tradisi ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat saat merayakan hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa.

Fenomena kekompakan berpakaian ini ternyata memiliki akar sejarah yang menarik untuk disimak kembali. Dilansir dari Detik, tren mengenakan busana yang seragam bagi anggota keluarga ini sebenarnya bukan merupakan hal baru dalam dunia fashion tanah air.

Sejarah mencatat bahwa awal mula kemunculan tradisi busana seragam keluarga ini dipicu oleh sebuah tren yang sangat populer beberapa dekade silam. Konsep berpakaian yang harmonis ini mulai merambah ke tengah masyarakat luas dan menjadi sebuah standar baru dalam berbusana.

"Tradisi busana seragam saat Lebaran di Indonesia bermula dari tren sarimbit di era 90-an," demikian laporan yang dikutip dari sumber tersebut. Sejak masa itu, istilah sarimbit menjadi sangat akrab di telinga masyarakat saat mencari referensi pakaian untuk hari raya.

Pada awalnya, model sarimbit cenderung memiliki motif dan warna yang benar-benar identik antara satu anggota keluarga dengan yang lainnya. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, estetika dari busana seragam ini terus mengalami transformasi yang cukup signifikan.

Saat ini, keluarga Indonesia cenderung lebih memilih busana yang memiliki benang merah warna yang sama namun dengan sentuhan desain yang lebih beragam. Kreativitas para desainer lokal membuat tampilan seragam tidak lagi terlihat monoton atau kaku.

"Kini, keluarga kompak mengenakan busana seragam dengan variasi desain," tambah keterangan dalam laporan tersebut mengenai perkembangan gaya hidup masyarakat saat ini. Pergeseran ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin peduli pada aspek estetika dan kenyamanan individu.

Kehadiran para perancang busana muslim ternama juga turut memperkuat eksistensi tren ini melalui berbagai koleksi tahunan mereka. Salah satu contohnya adalah gelaran busana yang menampilkan karya-karya elegan yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan keluarga di hari raya.

Selain sebagai bentuk ekspresi fashion, penggunaan baju seragam juga dipandang sebagai simbol keharmonisan dan persatuan sebuah keluarga. Hal ini menciptakan kesan visual yang rapi dan indah, terutama saat diabadikan dalam momen foto bersama yang menjadi tradisi wajib saat Lebaran.