Jakarta, [Tanggal Artikel] – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta (KAI Daop 1 Jakarta) mencatatkan tren peningkatan signifikan dalam penjualan tiket kereta api jarak jauh untuk periode Angkutan Lebaran 2026. Periode yang dimulai dari 11 Maret hingga 1 April 2026 ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi untuk menggunakan transportasi kereta api sebagai pilihan utama dalam perjalanan mudik dan balik Lebaran. Hingga tanggal 8 Maret 2026, KAI Daop 1 Jakarta telah berhasil menjual atau memesan sebanyak 625.231 tiket dari total 1.076.196 tempat duduk yang disediakan. Tempat duduk ini diperuntukkan bagi keberangkatan dari dua stasiun utama di Jakarta, yaitu Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen.
Capaian penjualan tiket yang impresif ini menunjukkan tingkat keterisian tempat duduk sementara mencapai 58 persen. Artinya, masih terdapat 423.965 tempat duduk yang tersedia bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan selama masa mudik dan arus balik Lebaran. Ketersediaan kursi ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan lebih fleksibel, meskipun tren penjualan terus meningkat setiap harinya.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa periode keberangkatan antara tanggal 11 hingga 20 Maret 2026 menjadi waktu dengan tingkat penjualan tiket tertinggi. Dalam rentang waktu tersebut, sebanyak 422.274 tiket telah terjual, menunjukkan preferensi masyarakat untuk melakukan perjalanan di awal periode mudik Lebaran. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti keinginan untuk menghindari puncak arus mudik, memanfaatkan waktu libur yang lebih panjang, atau menghadiri acara keluarga yang diselenggarakan sebelum hari raya Idul Fitri.
Data penjualan tiket juga menunjukkan tanggal-tanggal tertentu yang menjadi favorit masyarakat untuk melakukan perjalanan. Tanggal 18 Maret tercatat sebagai tanggal dengan jumlah penjualan tiket tertinggi, yaitu sebanyak 49.057 tiket. Menyusul kemudian tanggal 19 Maret dengan 48.291 tiket, tanggal 17 Maret dengan 47.986 tiket, dan tanggal 16 Maret dengan 47.217 tiket. Tingginya angka penjualan pada tanggal-tanggal tersebut mengindikasikan adanya pola perjalanan tertentu yang perlu diantisipasi oleh KAI Daop 1 Jakarta.
Franoto Wibowo menjelaskan bahwa pada tanggal-tanggal favorit tersebut, ketersediaan tempat duduk sudah sangat terbatas dan mendekati penuh. "Misalnya pada 18 Maret tersisa hanya 2.435 seat, kemudian 20 Maret tersisa 2.708 seat, dan 19 Maret tersisa 2.998 seat," ungkap Franoto pada Minggu, 8 Maret 2026. Informasi ini penting bagi masyarakat yang masih berencana untuk melakukan perjalanan pada tanggal-tanggal tersebut agar segera melakukan pemesanan tiket untuk menghindari kehabisan tempat duduk.
Antisipasi Peningkatan Arus Penumpang dan Strategi KAI Daop 1 Jakarta
Melihat tren peningkatan penjualan tiket yang terus berlanjut, KAI Daop 1 Jakarta telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi lonjakan arus penumpang selama masa Angkutan Lebaran 2026. Beberapa strategi yang telah disiapkan antara lain:
-
Penambahan Jadwal Perjalanan Kereta Api: KAI Daop 1 Jakarta berencana untuk menambah jadwal perjalanan kereta api pada rute-rute yang memiliki permintaan tinggi. Penambahan jadwal ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas angkut dan memberikan lebih banyak pilihan waktu keberangkatan bagi masyarakat.
Optimalisasi Penggunaan Rangkaian Kereta Api: KAI Daop 1 Jakarta akan memaksimalkan penggunaan rangkaian kereta api yang tersedia dengan menambah jumlah gerbong pada setiap rangkaian. Hal ini akan meningkatkan jumlah tempat duduk yang tersedia dan mengurangi potensi kepadatan penumpang di dalam kereta.