Jakarta – Sebuah lukisan berjudul "Kuda Api" karya Presiden ke-6 Republik Indonesia, (SBY), baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah terjual dalam sebuah lelang amal dengan harga fantastis, mencapai Rp 6,5 miliar atau setara dengan USD 386.330. Pembeli lukisan tersebut adalah Low Tuck Kwong, seorang miliarder kelahiran Singapura yang dikenal sebagai "raja batu bara" atas dominasinya di industri pertambangan.

Lelang lukisan "Kuda Api" ini menjadi ajang persaingan sengit di antara para kolektor seni dan tokoh terkemuka. Low Tuck Kwong berhasil memenangkan lelang setelah memberikan tawaran tertinggi, mengalahkan penawaran dari pengusaha Hermanto Tanoko yang menawar Rp 6 miliar, serta presenter dan tokoh media Deddy Corbuzier yang memberikan penawaran sebesar Rp 1 miliar. Harga pembukaan lelang lukisan ini sendiri dimulai dari angka Rp 200 juta, yang kemudian melonjak drastis akibat antusiasme dan nilai seni yang terkandung di dalamnya.

Keberhasilan penjualan lukisan "Kuda Api" dengan harga yang sangat tinggi ini bukan hanya menjadi bukti apresiasi terhadap karya seni SBY, tetapi juga menjadi wujud kepedulian sosial yang tinggi dari para peserta lelang. Seluruh hasil penjualan lukisan ini akan disalurkan untuk membantu masyarakat kurang mampu dan korban bencana alam, menunjukkan komitmen untuk memberikan dampak positif bagi sesama.

Lukisan "Kuda Api" memiliki dimensi 130 cm x 80 cm dan dibuat oleh SBY pada awal tahun. SBY sendiri telah lama dikenal sebagai sosok yang memiliki minat dan bakat di bidang seni lukis sejak masih duduk di bangku menengah pertama. Melalui lukisan-lukisannya, SBY seringkali menyampaikan pesan-pesan moral, semangat kebangsaan, serta refleksi atas berbagai isu sosial dan politik yang terjadi di Indonesia.

Dalam keterangannya terkait lukisan "Kuda Api", SBY mengungkapkan harapannya agar karya seninya tersebut dapat merepresentasikan semangat dan ketangguhan bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan. Simbol kuda api dipilih sebagai representasi dari energi, kecepatan, dan keberanian dalam mencapai tujuan.

"Saya tentu melukis sambil berdoa – berdoa untuk bangsa Indonesia agar dengan semangat kuda api, akan muncul antusiasme, tekad, kekuatan, dan kebersamaan untuk memajukan negara kita," ujar SBY seperti dikutip oleh Channel News Asia.

Low Tuck Kwong, sang pembeli lukisan "Kuda Api", merupakan sosok yang sangat disegani di dunia bisnis. Ia adalah pendiri dan pemilik Bayan Resources, perusahaan pertambangan batu bara yang memiliki operasi di berbagai wilayah di Indonesia. Kesuksesannya di industri batu bara telah mengantarkannya menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia dan Asia Tenggara.

Keputusan Low Tuck Kwong untuk membeli lukisan "Kuda Api" dengan harga yang sangat tinggi menunjukkan bahwa ia bukan hanya seorang pengusaha sukses, tetapi juga seorang filantropis yang peduli terhadap seni dan kemanusiaan. Langkahnya ini diharapkan dapat menginspirasi para pengusaha dan tokoh masyarakat lainnya untuk turut berkontribusi dalam membantu sesama dan memajukan seni budaya Indonesia.

Lelang lukisan "Kuda Api" ini juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni lukis di Indonesia. Karya-karya seni bukan hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk menyampaikan pesan-pesan penting, menginspirasi, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.