Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak perusahaannya, PT Jasamarga Jogja Solo, mengambil langkah strategis untuk mendukung kelancaran arus mudik. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memfungsionalkan secara gratis sebagian ruas Jalan Tol Jogja-Solo-NYIA Kulonprogo, yaitu segmen Prambanan-Purwomartani sepanjang 12,25 kilometer. Keputusan ini diharapkan dapat menjadi solusi alternatif untuk mengatasi potensi kemacetan yang kerap terjadi di jalur-jalur utama selama musim mudik Lebaran.
Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Solo, Rudy Hardiansyah, menjelaskan bahwa meskipun pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo belum sepenuhnya rampung, pihaknya berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dengan mengoperasikan segmen Prambanan-Purwomartani secara fungsional. "Untuk menghadapi Lebaran tahun ini, kami berencana memfungsikan ruas dari Prambanan sampai ke Purwomartani sepanjang kurang lebih 12 kilometer," ujar Rudy saat ditemui di Gerbang Tol (GT) Purwomartani, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Rabu, 11 Maret 2026.
Progres Pembangunan dan Alasan Difungsionalkan
Rudy menjelaskan bahwa progres pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo segmen Prambanan-Purwomartani saat ini telah mencapai 94 persen. Meskipun belum sepenuhnya selesai, kondisi jalan sudah layak untuk dilalui kendaraan dengan aman dan nyaman. Keputusan untuk memfungsionalkan ruas ini diambil setelah melalui serangkaian evaluasi dan pertimbangan matang, dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
"Kami menyadari bahwa Jalan Tol Jogja-Solo sangat dinantikan oleh masyarakat, terutama saat musim mudik Lebaran. Oleh karena itu, meskipun belum sepenuhnya selesai, kami berupaya semaksimal mungkin untuk dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dengan memfungsionalkan segmen Prambanan-Purwomartani," kata Rudy.
Jadwal dan Ketentuan Operasional
Sesuai dengan rencana, pengoperasian gratis Jalan Tol Jogja-Solo segmen Prambanan-Purwomartani akan berlangsung selama dua pekan, yaitu pada periode 16-29 Maret 2026. Selama periode tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan ruas tol ini secara gratis untuk mempercepat perjalanan mereka.
Namun, perlu diperhatikan bahwa ruas tol fungsional ini hanya dapat dilalui oleh kendaraan golongan I non bus. Hal ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan menghindari potensi kepadatan. Selain itu, waktu pengoperasian ruas tol ini juga dibatasi, yaitu hanya selama 12 jam setiap harinya, mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.
"Kami mohon pengertian dari masyarakat terkait dengan pembatasan jenis kendaraan dan waktu operasional. Hal ini kami lakukan demi menjaga keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas di ruas tol fungsional ini," jelas Rudy.