Jakarta – Pengusaha properti Indonesia, Iwan Sunito, kembali mencatatkan namanya di kancah internasional. Melalui One Global Capital, platform pengembangan dan properti global yang berbasis di Sydney, Iwan Sunito mengumumkan penyelesaian akuisisi lahan strategis di kawasan Five Dock, Sydney, Australia. Nilai akuisisi lahan tersebut mencapai Rp1,5 triliun, menandai langkah awal bagi peluncuran proyek skala kota mandiri senilai AUD 1,6 miliar atau setara dengan Rp19 triliun.

Proyek ambisius ini akan merangkum berbagai fasilitas, termasuk hunian residensial, pusat perbelanjaan modern, dan hotel berkelas. Lokasi premium seluas 1,4 hektare ini menawarkan pemandangan spektakuler ke arah Kings Bay, lapangan golf yang hijau, serta panorama kawasan pusat bisnis (CBD) Sydney yang ikonis. Pengembangan ini dirancang dengan konsep "city-within-a-city", bertujuan untuk menetapkan standar baru bagi hunian perkotaan terpadu di Australia.

Pencapaian penting yang diraih pada Desember 2025 ini menjadi momen transformatif bagi One Global Capital. Hal ini menegaskan komitmen perusahaan terhadap eksekusi kebijakan yang terukur, kekuatan finansial yang solid, serta visi strategis jangka panjang yang berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan. Proyek Five Dock melengkapi serangkaian gebrakan ekspansi spektakuler yang telah dilakukan oleh perusahaan yang didirikan oleh Iwan Sunito dalam tiga tahun terakhir, melalui platform perhotelan, ritel, dan konstruksi modular hotel.

Iwan Sunito, pendiri One Global Capital, mengungkapkan kegembiraannya atas pencapaian ini. "Dengan kepemilikan dan kendali penuh yang kini telah tercapai, Five Dock menjadi aset utama dalam strategi pengembangan mixed-use project kami. Rampungnya akuisisi Five Dock merupakan momen krusial bagi One Global Capital. Kami kini dapat mengoptimalkan potensi proyek ini secara maksimal," ujarnya pada Selasa (3/3/).

Five Dock: Hotspot Baru di Inner West dengan Fundamental Pertumbuhan Kuat

Five Dock merupakan salah satu kawasan paling prestisius di Inner West Sydney, yang dikenal dengan kualitas hidup yang tinggi dan lingkungan yang asri. Nilai rumah rata-rata di kawasan ini berkisar antara Rp45 miliar hingga Rp60 miliar, mencerminkan daya tarik yang kuat bagi kalangan menengah atas. Properti di tepi pantai bahkan dapat mencapai harga hingga Rp120 miliar, menunjukkan eksklusivitas dan nilai investasi yang tinggi.

Daya tarik kawasan ini semakin menguat seiring dengan tren kenaikan rata-rata harga hunian di wilayah pemerintah daerah Canada Bay dan Leichhardt. Pertumbuhan ini didorong oleh masifnya pembangunan infrastruktur yang meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas. Investasi pemerintah dalam transportasi dan fasilitas publik semakin memperkuat posisi Five Dock sebagai lokasi hunian dan investasi yang menarik.

Keunggulan Five Dock juga ditopang oleh jaringan transportasi strategis. Keberadaan Five Dock Metro Station, yang berjarak sekitar 1,1 kilometer dari lokasi lahan, serta Burwood Metro Station, yang berjarak 800 meter, memberikan akses cepat dan mudah menuju Sydney CBD. Konektivitas yang baik ini memperluas jangkauan ke pusat bisnis, pendidikan, dan gaya hidup, menjadikan Five Dock sebagai lokasi yang ideal bagi para profesional, keluarga, dan investor. "Jadi para penghuni di sini dapat menikmati fasilitas bus stop at the door stop," tambah Iwan Sunito, menekankan kemudahan akses transportasi yang ditawarkan.

Pasar Residensial yang Berkembang Pesat