Jakarta, [Tanggal Hari Ini] – Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia secara resmi menyetujui penunjukan Hernawan Bekti Sasongko sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setelah melalui serangkaian proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang komprehensif. Keputusan ini menandai babak baru dalam kepemimpinan OJK, lembaga yang memegang peranan krusial dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan sektor keuangan Indonesia.
Penunjukan Hernawan Bekti Sasongko bukan tanpa alasan. Beliau bukanlah sosok asing di lingkungan OJK, melainkan seorang profesional yang telah malang melintang dalam berbagai posisi strategis di lembaga tersebut. Pengalaman luas yang dimilikinya, ditambah dengan rekam jejak yang solid di Bank Indonesia (BI) dan sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN), menjadikannya kandidat ideal untuk mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK.
Latar Belakang dan Perjalanan Karir Hernawan Bekti Sasongko
Hernawan Bekti Sasongko adalah sosok yang memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja yang mumpuni di bidang ekonomi dan keuangan. Beliau menyelesaikan pendidikan sarjananya di Universitas Kristen Indonesia (UKI) dan kemudian melanjutkan studi magister di Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT), Australia. Pendidikan yang solid ini menjadi landasan kuat bagi karirnya yang cemerlang di dunia keuangan.
Perjalanan karir Hernawan dimulai di Bank Indonesia, bank sentral Republik Indonesia, tempat ia mengabdikan diri selama bertahun-tahun. Pada periode 2003-2006, Hernawan ditugaskan sebagai Senior Ekonomis untuk Bank Indonesia di New York, Amerika Serikat. Penugasan ini memberinya kesempatan untuk terlibat langsung dalam analisis dan pengambilan kebijakan ekonomi di tingkat internasional, serta memperluas wawasannya tentang dinamika pasar keuangan global.
Setelah kembali ke tanah air, Hernawan melanjutkan karirnya di Departemen Internasional Bank Indonesia. Pada periode 2010-2013, ia menjabat sebagai Kepala Divisi/Analis Ekonomi Senior, di mana ia bertanggung jawab untuk melakukan analisis mendalam terhadap perkembangan ekonomi global dan regional, serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang relevan bagi Bank Indonesia.
Pada tahun 2016, Hernawan Bekti Sasongko bergabung dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), lembaga yang baru dibentuk untuk mengawasi dan mengatur sektor jasa keuangan di Indonesia. Di OJK, Hernawan menduduki berbagai posisi strategis, yang menunjukkan kepercayaan dan penghargaan yang tinggi terhadap kompetensi dan kepemimpinannya.
Pada periode 2016-2017, Hernawan menjabat sebagai Deputi Komisioner Manajemen Strategis OJK. Dalam posisi ini, ia bertanggung jawab untuk merumuskan dan mengimplementasikan strategi jangka panjang OJK, serta memastikan bahwa seluruh kegiatan OJK selaras dengan tujuan strategis tersebut.
Setelah itu, pada periode 2017-2020, Hernawan dipercaya untuk menjabat sebagai Advisor Senior/Deputi Komisioner Strategic Committee OJK. Dalam posisi ini, ia memberikan saran dan masukan strategis kepada Dewan Komisioner OJK dalam berbagai isu penting, serta memimpin berbagai inisiatif strategis yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi OJK.