Jakarta, Liputan6.com – Harga emas di Pegadaian mengalami lonjakan signifikan pada hari Senin, 2 Maret , mencerminkan sentimen positif yang meluas di pasar emas global. Kenaikan harga ini terjadi di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi yang berkelanjutan, yang mendorong investor untuk mencari aset safe-haven seperti emas. Pegadaian, sebagai salah satu lembaga keuangan terkemuka di Indonesia, menawarkan dua jenis emas, yaitu emas UBS dan emas Galeri24, yang keduanya mengalami peningkatan harga yang cukup besar.

Menurut data resmi dari Pegadaian, harga emas UBS dipatok sebesar Rp 3.167.000 per gram, sementara harga emas Galeri24 dibanderol Rp 3.130.000 per gram. Kenaikan ini sangat mencolok jika dibandingkan dengan harga yang tercatat pada hari sebelumnya. Pada hari Minggu pagi, harga emas UBS berada di level Rp 3.123.000 per gram, sedangkan harga emas Galeri24 adalah Rp 3.092.000 per gram. Dengan demikian, terjadi peningkatan sebesar Rp 44.000 per gram untuk emas UBS dan Rp 38.000 per gram untuk emas Galeri24 dalam kurun waktu 24 jam.

Perlu dicatat bahwa harga jual emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung pada dinamika pasar global dan faktor-faktor internal yang mempengaruhi permintaan dan penawaran emas. Oleh karena itu, investor dan konsumen yang tertarik untuk membeli atau menjual emas disarankan untuk memantau perkembangan harga secara berkala dan mempertimbangkan faktor-faktor risiko yang relevan.

Pegadaian menawarkan emas Galeri24 dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram), memberikan fleksibilitas bagi investor dengan berbagai anggaran dan tujuan . Sementara itu, emas UBS tersedia dalam kuantitas mulai dari 0,5 gram hingga 500 gram. Variasi ini memungkinkan investor untuk memilih produk yang paling sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka.

Meskipun harga emas Antam (Aneka Tambang) tidak secara langsung disebutkan dalam artikel ini, penting untuk dicatat bahwa harga emas Antam biasanya diperbarui di situs web resmi Logam Mulia setelah pukul 08.30 WIB setiap harinya. Harga emas Antam sering dijadikan sebagai acuan oleh investor dan pelaku pasar lainnya di Indonesia.

Faktor-faktor yang Mendorong Kenaikan Harga Emas

Kenaikan harga emas di Pegadaian dan di pasar global secara umum dapat dikaitkan dengan beberapa faktor utama:

  1. Ketidakpastian Geopolitik: Ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung di berbagai belahan dunia, termasuk konflik regional dan persaingan antar negara besar, telah meningkatkan permintaan akan aset safe-haven seperti emas. Investor cenderung mencari perlindungan dalam emas ketika pasar keuangan global menghadapi ketidakpastian dan risiko politik.

    Kekhawatiran Ekonomi: Perlambatan pertumbuhan ekonomi global, inflasi yang tinggi, dan potensi resesi di beberapa negara maju telah mendorong investor untuk beralih ke emas sebagai lindung nilai terhadap penurunan nilai mata uang dan aset lainnya. Emas secara historis telah mempertahankan nilainya selama periode ketidakstabilan ekonomi.