Jakarta – Sinar optimisme terpancar dari pemerintah menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri 2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menaruh harapan besar pada peningkatan aktivitas belanja masyarakat melalui program "Belanja di Indonesia Aja" (BINA) Lebaran 2026. Program ini didesain untuk menggairahkan konsumsi domestik dan menargetkan perputaran uang sebesar Rp 53 triliun di pusat-pusat perbelanjaan atau mal di seluruh Indonesia.
Airlangga Hartarto meyakini bahwa BINA Lebaran 2026 akan menjadi stimulus efektif untuk meningkatkan minat belanja masyarakat, terutama menjelang hari raya Idulfitri. "Kami memantau BINA Lebaran 2026 dengan target saat ini sebesar Rp 53 triliun, meningkat 20% dibandingkan tahun sebelumnya. Kami berharap program ini terus mendorong konsumsi dalam negeri," ungkap Airlangga saat mengunjungi Foodhall Senayan City, Jakarta, pada Jumat (6/3/2026).
Optimisme ini didasarkan pada potensi daya tarik diskon besar-besaran yang ditawarkan oleh para peritel yang berpartisipasi. Airlangga menyebutkan bahwa diskon yang diberikan bisa mencapai 70-80%. "Tadi dijanjikan diskon 70-80%, betul ya? Tapi saya lihat tadi durian montong belum ada diskonnya, biasanya 70 sampai 80%," seloroh Airlangga.
Program BINA Lebaran 2026 dijadwalkan berlangsung dari tanggal 6 hingga 30 Maret 2026. Periode ini mencakup dua minggu bulan Ramadan dan momentum libur Idulfitri, yang diharapkan menjadi pemicu utama peningkatan belanja masyarakat. Pemerintah berharap bahwa momentum ini dapat memberikan dorongan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama tahun 2026.
Partisipasi Luas dari Ratusan Merek dan Ribuan Toko
Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Budihardjo Iduansjah, menambahkan bahwa ratusan merek dengan puluhan ribu toko di berbagai mal di seluruh Indonesia akan turut serta dalam program BINA Lebaran 2026. "Dari sektor ritel, kami melibatkan 800 merek dengan 80 ribu toko. Sektor makanan, minuman, pakaian, elektronik, dan department store, semuanya berpartisipasi," jelasnya.
Hippindo juga mendorong partisipasi aktif dari pusat perbelanjaan dengan menyelenggarakan berbagai promo menarik, termasuk midnight sale. "Untuk promo-promo, saya rasa dari mal sudah banyak membantu dengan midnight sales, dan juga ada kategori obat dan segala macam, kita dorong. Terpenting adalah konsumsi dalam negeri ini," sambung Budihardjo.
Target Ambisius BINA Lebaran 2026: Peningkatan 50% dari Tahun Sebelumnya
Program Belanja di Indonesia (BINA) merupakan inisiatif kolaboratif yang melibatkan berbagai institusi pemerintah dan sektor swasta. BINA Lebaran 2026 bertujuan untuk melampaui pencapaian program serupa di tahun sebelumnya. Pada tahun sebelumnya, realisasi transaksi mencapai Rp 32,7 triliun. Untuk tahun 2026, target ditingkatkan sebesar 50%, menjadi sekitar Rp 52,38 triliun.