Jakarta – Operasional penerbangan dari dan menuju Timur Tengah di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengalami perubahan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Penyesuaian jadwal ini berdampak pada puluhan penerbangan dan ratusan penumpang yang berencana melakukan perjalanan antara Jakarta dan berbagai kota di Timur Tengah.

Menurut data terbaru yang diperoleh dari otoritas penerbangan dan diperbarui hingga Minggu, 1 Maret , pukul 10.00 waktu setempat, terdapat total 39 penerbangan yang dijadwalkan melayani rute Timur Tengah. Dari jumlah tersebut, 20 penerbangan merupakan kedatangan (arrival) dan 19 penerbangan keberangkatan (departure). Sebagian besar, yaitu 38 penerbangan, berstatus reguler, sementara satu penerbangan merupakan penerbangan charter.

Rincian rute penerbangan menunjukkan bahwa Bandara Soekarno-Hatta terhubung dengan sejumlah kota penting di Timur Tengah, termasuk Abu Dhabi (AUH) dengan 3 penerbangan, Doha (DOH) dengan 8 penerbangan, Dubai (DXB) dengan 4 penerbangan, Istanbul (IST) dengan 2 penerbangan, Jeddah (JED) dengan 17 penerbangan, dan Madinah (MED) dengan 3 penerbangan.

Namun, di tengah ramainya lalu lintas penerbangan ini, kabar kurang menyenangkan datang dengan adanya pembatalan penerbangan. Hingga pembaruan terakhir, tercatat 17 penerbangan yang dikonfirmasi batal (cancelled). Pembatalan ini melibatkan beberapa maskapai penerbangan terkemuka yang melayani rute Timur Tengah, termasuk Etihad Airways, Qatar Airways, Garuda Indonesia, Emirates, dan Saudia Airlines.

Penerbangan yang Dibatalkan:

(Catatan: Daftar detail penerbangan yang dibatalkan tidak tersedia dalam artikel asli, sehingga bagian ini tidak dapat diisi. Jika informasi lebih lanjut tersedia, daftar dapat ditambahkan di sini.)

Pembatalan penerbangan ini tentu menimbulkan kekhawatiran dan ketidaknyamanan bagi para penumpang yang telah merencanakan perjalanan mereka. Alasan di balik pembatalan massal ini belum diungkapkan secara rinci oleh pihak maskapai maupun otoritas bandara. Namun, spekulasi berkembang bahwa faktor-faktor seperti masalah operasional, cuaca buruk di destinasi tujuan, atau bahkan dampak dari situasi geopolitik yang tidak stabil di kawasan Timur Tengah dapat menjadi penyebabnya.

Penerbangan yang Tetap Beroperasi:

Di tengah pembatalan yang terjadi, beberapa penerbangan tetap beroperasi sesuai jadwal. Satu penerbangan yang tercatat telah berangkat adalah Saudia Airlines SV827 tujuan Jeddah. Sementara itu, tiga penerbangan telah berhasil mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, yaitu Lion Air JT115 dari Jeddah, Saudia Airlines SV816 dari Jeddah, serta Garuda Indonesia GA969 dari Madinah.