MEDIAKOMPETEN.CO.ID - Eskalasi ketegangan geopolitik yang terjadi di kawasan Teluk Persia antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat (AS) kini mulai menunjukkan dampak signifikan di luar sektor energi dan stabilitas regional. Dampak tersebut meluas hingga mengancam infrastruktur internet global yang sangat bergantung pada jaringan kabel bawah laut.

Salah satu proyek infrastruktur digital vital yang terpengaruh secara langsung adalah proyek kabel bawah laut yang digarap oleh Meta, induk perusahaan dari platform populer seperti Facebook, WhatsApp, Instagram, dan Threads. Pengerjaan proyek ini dilaporkan mengalami hambatan serius akibat situasi keamanan yang memburuk.

Konsorsium yang dipimpin oleh Meta dilaporkan mengambil langkah penangguhan terhadap salah satu segmen paling penting dalam jaringan kabel bawah laut 2Africa. Segmen yang ditunda ini dikenal dengan nama 2Africa Pearls, yang memiliki peran strategis dalam konektivitas digital kawasan.

Penundaan ini merupakan respons langsung terhadap memanasnya situasi keamanan di area Teluk Persia yang menjadi lokasi vital bagi instalasi kabel tersebut. Situasi geopolitik yang tidak stabil menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan operasional ini.

Segmen 2Africa Pearls sendiri merupakan komponen kunci dalam jaringan kabel bawah laut 2Africa secara keseluruhan. Jaringan ini dirancang secara spesifik untuk memperkuat dan meningkatkan konektivitas digital di tiga benua utama.

Kabel bawah laut ini bertujuan menghubungkan secara lebih efisien kawasan Afrika, Timur Tengah, dan Asia. Gangguan pada segmen ini berpotensi memperlambat peningkatan kapasitas internet di wilayah-wilayah tersebut.

Ketegangan antara Iran, Israel, dan AS di perairan strategis tersebut menciptakan lingkungan kerja yang dianggap terlalu berisiko bagi tim instalasi dan pemeliharaan infrastruktur bawah laut. Risiko keamanan menjadi prioritas utama dibandingkan jadwal penyelesaian proyek.

"Eskalasi konflik di kawasan Teluk Persia yang terjadi antara Iran vs Israel dan Amerika Serikat (AS) tidak hanya berdampak pada stabilitas geopolitik dan energi dunia," demikian disampaikan oleh pihak terkait, menggarisbawahi luasnya implikasi konflik tersebut.

Lebih lanjut, mengenai penundaan spesifik, disebutkan bahwa "Konsorsium yang dipimpin induk perusahan Facebook, WhatsApp, Instagram, dan Threads itu dilaporkan menghentikan sementara pengerjaan salah satu segmen penting proyek kabel 2Africa, yakni 2Africa Pearls, akibat memanasnya situasi keamanan di Teluk Persia."