MEDIAKOMPETEN.CO.ID - Sporting CP dijadwalkan kembali bertanding dalam lanjutan Liga Portugal melawan Santa Clara pada Sabtu, 4 April 2026, dini hari WIB. Pertandingan krusial ini akan berlangsung di markas besar Sporting, Estadio Jose Alvalade, mengingat tuan rumah mengincar tiga poin penuh untuk menjaga asa juara.
Target utama Sporting musim ini adalah mengamankan gelar liga Portugal untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Mereka masih memiliki peluang besar untuk menempati posisi teratas klasemen, meskipun saat ini terpaut tujuh poin dari pemuncak tabel.
Penundaan jadwal pertandingan sebelumnya sempat memperlebar jarak poin mereka dengan rival utama di puncak klasemen. Namun, Sporting menunjukkan respons positif dengan meraih kemenangan telak 4-1 saat melawat ke markas Alverca di pekan terakhir.
Kemenangan tersebut menegaskan konsistensi Sporting, terutama setelah mereka berhasil melakukan comeback spektakuler di kompetisi Eropa. Pencapaian ini membawa mereka melaju ke babak perempat final Liga Champions, di mana mereka dijadwalkan berhadapan dengan Arsenal.
Dilansir dari Twitter/@SportingCP, dalam analisis taktik menjelang laga, disebutkan bahwa Pedro Goncalves menjadi bintang lapangan saat melawan Alverca dengan mengemas gol pembuka dan penutup kemenangan penting tersebut.
Meskipun kehilangan beberapa pemain kunci seperti Viktor Gyokeres, lini serang Sporting tetap sangat produktif musim ini. Luis Suarez, penyerang asal Kolombia, kini memimpin daftar top skor liga dengan koleksi 24 gol, menjadi tumpuan utama serangan tim.
Sporting menunjukkan dominasi luar biasa saat bermain di kandang, terbukti dengan rekor 15 kemenangan beruntun di semua kompetisi di Estadio Jose Alvalade. Dalam sepuluh dari lima belas laga kandang terakhir, mereka mampu mengemas minimal tiga gol.
Sementara itu, Santa Clara datang dengan modal kepercayaan diri tinggi berbekal rentetan lima pertandingan tanpa menelan kekalahan di liga. Performa positif ini mulai terlihat sejak Petit mengambil alih kursi kepelatihan klub pada awal Februari lalu.
Sebelum periode positif ini, Santa Clara sempat melalui masa sulit dengan 11 laga liga tanpa kemenangan. Namun, di bawah arahan Petit, mereka berhasil membangun fondasi pertahanan yang sangat solid, dibuktikan dengan tiga kemenangan beruntun tanpa kebobolan.