Dewi Chomistriana adalah figur sentral dalam pembangunan infrastruktur permukiman di Indonesia. Sebagai Direktur Jenderal Cipta Karya di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), ia memegang peranan kunci dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat. Kiprahnya di bidang teknik lingkungan dan sanitasi, serta pengalamannya yang luas di Kementerian PUPR, menjadikannya sosok yang kompeten dan visioner dalam mewujudkan permukiman yang layak huni, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Latar Belakang Pendidikan dan Profesional

Lahir di Bandung pada tahun 1971, Dewi Chomistriana memiliki fondasi pendidikan yang kuat di bidang teknik lingkungan. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) Teknik Lingkungan di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1994, sebuah institusi pendidikan tinggi yang dikenal dengan keunggulan di bidang sains dan teknologi. Ketertarikannya pada isu-isu sanitasi dan pengelolaan air bersih mendorongnya untuk melanjutkan pendidikan magister (S2) di bidang Sanitary Engineering di UNESCO-IHE, sebuah lembaga internasional terkemuka yang berfokus pada pendidikan dan penelitian di bidang air, sanitasi, dan infrastruktur.

Pendidikan formal yang solid ini menjadi landasan bagi karir profesional Dewi Chomistriana. Ia memulai karirnya di Kementerian PUPR, di mana ia secara bertahap mengembangkan kompetensi dan pengalamannya di berbagai bidang, termasuk perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan proyek-proyek infrastruktur permukiman. Dedikasinya terhadap pengembangan profesionalisme juga tercermin dari partisipasinya dalam Diklat Kepemimpinan Tingkat I pada tahun 2020. Diklat ini merupakan jenjang pendidikan struktural tertinggi bagi () di Indonesia, yang bertujuan untuk membekali para pemimpin dengan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk mengelola organisasi publik secara efektif dan efisien.

Peran Strategis di Kementerian PUPR

Sebelum menjabat sebagai Direktur Jenderal Cipta Karya, Dewi Chomistriana pernah mengemban amanah sebagai Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian PUPR. Pengalaman ini memberinya wawasan yang mendalam tentang pengelolaan sumber daya manusia, tata kelola organisasi, dan penguatan kapasitas institusi. Sebagai Sekretaris BPSDM, ia bertanggung jawab dalam merencanakan dan melaksanakan program-program pelatihan dan pengembangan kompetensi bagi para pegawai Kementerian PUPR. Ia juga berperan dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi melalui penerapan sistem manajemen kinerja yang berbasis pada hasil.

Pengalaman sebagai Sekretaris BPSDM menjadi bekal yang berharga bagi Dewi Chomistriana dalam menjalankan tugasnya sebagai Direktur Jenderal Cipta Karya. Ia memahami pentingnya memiliki sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas dalam mewujudkan visi dan misi Kementerian PUPR. Ia juga menyadari bahwa tata kelola organisasi yang baik merupakan kunci untuk mencapai kinerja yang optimal.

Tanggung Jawab sebagai Direktur Jenderal Cipta Karya

Sebagai Direktur Jenderal Cipta Karya, Dewi Chomistriana memegang tanggung jawab yang sangat besar dalam pembangunan infrastruktur permukiman di Indonesia. Ia bertugas merumuskan dan melaksanakan kebijakan di bidang air minum, sanitasi, persampahan, drainase perkotaan, dan penataan bangunan. Kebijakan-kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih dan sanitasi yang layak, mengurangi pencemaran lingkungan, dan menciptakan permukiman yang sehat, aman, dan nyaman.