PT Bank Rakyat Indonesia () terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan. Langkah ini bukan hanya sekadar memberikan akses pembiayaan bagi masyarakat untuk memiliki hunian yang layak, tetapi juga memiliki dampak yang luas terhadap perekonomian, khususnya bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah () di sektor terkait.

Hery, perwakilan dari BRI, menegaskan bahwa KUR Perumahan ini merupakan wujud nyata dari dukungan BRI terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Lebih dari sekadar penyediaan rumah, program ini dirancang untuk menciptakan efek berganda yang signifikan. Efek berganda ini mencakup berbagai aspek, mulai dari peningkatan aktivitas produksi UMKM yang bergerak di bidang bahan bangunan, penguatan rantai pasok industri perumahan secara keseluruhan, hingga terciptanya peluang lapangan kerja baru di berbagai daerah.

Dengan memberikan akses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau, BRI berharap dapat mendorong UMKM lokal untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk mereka. Hal ini akan berdampak positif pada daya saing UMKM tersebut di pasar yang semakin kompetitif. Selain itu, dukungan terhadap UMKM juga akan memperkuat industri dalam negeri, khususnya industri genteng yang merupakan salah satu komponen penting dalam pembangunan perumahan.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (MenPUPR), Maruarar Sirait, memberikan apresiasi yang tinggi atas konsistensi BRI dalam mendukung program-program pemerintah, termasuk KUR Perumahan. Menurutnya, BRI telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan program perumahan rakyat yang lebih baik dan merata.

"Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BRI atas komitmennya dalam memastikan KUR Perumahan terserap dengan sangat baik. Hingga saat ini, BRI merupakan bank penyalur terbesar KUR Perumahan. Peran dan dukungan BRI tentu sangat strategis dalam memperkuat program perumahan rakyat. Terima kasih Pak Dirut, Pak Hery," ujar Maruarar Sirait.

Apresiasi dari MenPUPR ini menjadi bukti nyata bahwa BRI telah berhasil menjalankan perannya sebagai agen pembangunan yang aktif dalam mendukung program-program pemerintah. Keberhasilan BRI dalam menyalurkan KUR Perumahan juga menunjukkan bahwa program ini memiliki daya tarik yang kuat bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang ingin memiliki rumah namun memiliki keterbatasan akses terhadap pembiayaan.

Salah satu program yang secara khusus didukung oleh BRI melalui KUR Perumahan adalah program Gentengisasi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat dengan mengganti atap rumah yang sudah tidak layak dengan genteng yang lebih baik. Melalui program ini, BRI tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga turut serta dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara langsung.

Program Gentengisasi memiliki dampak yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Dengan memiliki atap rumah yang layak, masyarakat akan merasa lebih aman dan nyaman. Selain itu, rumah yang lebih baik juga akan memberikan perlindungan yang lebih baik dari cuaca ekstrem, seperti panas, hujan, dan angin. Hal ini akan berdampak positif pada kesehatan dan produktivitas masyarakat.

Selain dampak sosial, program Gentengisasi juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan. Keterlibatan UMKM dalam rantai pasok material dan tenaga kerja dalam program ini menciptakan multiplier effect yang positif bagi perekonomian lokal. UMKM yang terlibat dalam program ini akan mendapatkan , yang selanjutnya dapat mereka gunakan untuk mengembangkan usaha mereka. Selain itu, program ini juga menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.