MEDIAKOMPETEN.CO.ID - Tren kebugaran terus mengalami evolusi, dan olahraga yang berakar dari pilates kini semakin populer di kalangan masyarakat. Namun, Bodyform Studio memperkenalkan konsep yang mengklaim lebih dari sekadar sesi pilates konvensional.
Studio ini menekankan metode latihan yang secara spesifik ditujukan untuk pembentukan otot ramping (lean muscle) sekaligus peningkatan kekuatan fungsional tubuh secara keseluruhan.
Konsep Bodyform dikembangkan berdasarkan inspirasi dari pilates namun telah mengalami pengembangan signifikan, jelas Stefanny Tam selaku Founder dan CEO Bodyform Studio.
Waspada Diabetes Tipe 2 Mengintai Kaum Muda: Kenali Tanda Awal yang Sering Terlewatkan
Stefanny Tam mengungkapkan perbedaan mendasar dari peralatan yang digunakan dalam studio tersebut saat ditemui di Bodyform Studio, Jakarta, pada Kamis (26/3/2026).
"Bodyform terinspirasi dari olahraga pilates. Secara Visual alatnya menyerupai Reformer. Namun, alat yang kami gunakan, Bodyformer, dirancang untuk mendukung latihan full-body dengan pendekatan yang lebih atletik dan dinamis,"ujar Stefanny, di Bodyform Studio, Jakarta, Kamis (26/3/2026).
Mesin Bodyformer yang diklaim lebih canggih dari reformer standar memungkinkan variasi gerakan yang lebih luas dalam sesi latihan.
"Alatnya lebih besar, and have more features, allowing for a wider variety of exercises. Bisa support gerakan-gerakan yang lebih dari pilates biasa, karena menggabungkan strength, endurance, dan control dalam satu sesi workout"lanjutnya.
Menurut pendiri, fokus utama Bodyformer adalah tidak hanya pada peningkatan postur tubuh, tetapi juga pada pembentukan massa otot, khususnya memperkuat area inti (core) sebagai pondasi utama gerakan.
Metode ini dirancang untuk menargetkan dan mengaktifkan otot-otot kecil yang sering terabaikan selama latihan biasa, menghasilkan bentuk tubuh yang lebih terpahat (sculpted).