MEDIAKOMPETEN.CO.ID - Pertandingan persahabatan antara Timnas Inggris dan Uruguay yang berlangsung di Stadion Wembley berakhir dengan kejutan dramatis. Laga yang digelar pada Sabtu (28/3/2026) dini hari WIB tersebut harus puas berakhir imbang 1-1.
Inggris sempat memegang kendali penuh atas pertandingan setelah berhasil mencetak gol pembuka menjelang akhir waktu normal. Keunggulan tersebut terasa sangat signifikan mengingat waktu yang semakin menipis.
Gol tunggal Inggris dicetak melalui sundulan terukur dari Ben White pada menit ke-80. Keberhasilan ini sempat membawa skuad Tiga Singa berada di ambang meraih kemenangan kandang.
Namun, euforia kemenangan tersebut harus sirna seketika di pengujung laga. Keputusan kontroversial dari wasit menjadi penentu yang mengubah arah hasil akhir pertandingan persahabatan tersebut.
Ben White disebut-sebut melakukan pelanggaran di area terlarang terhadap pemain lawan, Federico Vinas, pada menit-menit krusial pertandingan. Pelanggaran ini kemudian berujung pada hadiah tendangan penalti untuk Uruguay.
Federico Valverde yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Eksekusi penalti tersebut memastikan kedudukan berubah menjadi 1-1, mengakhiri upaya Inggris untuk meraih poin penuh.
Kekecewaan Inggris terlihat jelas pasca peluit akhir dibunyikan, dan sorotan tajam langsung diarahkan pada kinerja perangkat pertandingan. Thomas Tuchel, yang tampaknya memiliki pandangan kuat mengenai insiden tersebut, menyampaikan kritiknya.
"Timnas Inggris kehilangan kemenangan di akhir laga karena dihukum penalti," menggarisbawahi poin utama kekecewaan yang dirasakan oleh pihak Inggris atas hasil akhir tersebut.
Kritik yang lebih tajam datang dari Tuchel mengenai kualitas keputusan di lapangan. Thomas Tuchel mengkritik kepemimpinan wasit yang dianggapnya tidak tegas dalam mengambil keputusan krusial menjelang akhir pertandingan, dilansir dari laporan yang beredar.