Jakarta, [Tanggal Hari Ini] – Bank DBS Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan di Indonesia melalui penyaluran fasilitas sustainable pre-shipment senilai USD 20 juta kepada Sucden Coffee Indonesia. Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat modal kerja petani kopi lokal dan yang menjadi tulang punggung rantai pasok kopi Sucden di berbagai penjuru Indonesia.

Inisiatif pembiayaan ini bukan sekadar transaksi finansial biasa. Lebih dari itu, ini adalah perwujudan nyata dari komitmen Bank DBS Indonesia terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Melalui Institutional Banking Group (IBG), Bank DBS Indonesia secara aktif mengembangkan struktur pembiayaan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis semata, tetapi juga memberikan dampak positif jangka panjang bagi keberlanjutan sektor agribisnis Indonesia.

Memperkuat Fondasi Ekonomi Petani Kopi dan Membuka Akses ke Pasar Global

Fasilitas pre-shipment yang dikucurkan ini secara khusus dirancang untuk meningkatkan likuiditas petani kecil dan UMKM pada tahap pra-ekspor. Dengan akses pembiayaan yang lebih awal, para petani kopi memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam mengelola arus kas, meningkatkan kapasitas produksi, dan memperluas jangkauan pasar mereka, baik di dalam negeri maupun di kancah internasional.

Langkah ini sejalan dengan semangat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM, yang mengamanatkan penguatan pembiayaan dan perluasan akses pasar bagi pelaku usaha kecil. Dukungan pembiayaan yang inklusif menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan petani kopi lokal di tengah dinamika industri yang terus berubah dan tantangan rantai pasok global yang semakin kompleks.

Anthonius Sehonamin, Head of Institutional Banking Group PT Bank DBS Indonesia, menegaskan komitmen bank dalam mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan. "Kemitraan ini adalah bukti nyata komitmen Bank DBS Indonesia sebagai mitra terpercaya untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Kami berupaya memperkuat rantai pasok pertanian Indonesia melalui akses pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan aspirasi kami untuk menjadi ‘Best Bank for a Better World’. Kami sangat senang dapat bermitra dengan Sucden Coffee Indonesia untuk memajukan industri kopi dan memperkuat ketahanan petani kopi lokal," ujarnya.

Visi Jangka Panjang: Keberlanjutan sebagai Pilar Utama

Pendanaan ini juga sejalan dengan visi keberlanjutan jangka panjang Sucden Group hingga tahun 2050, serta target-target antara yang ditetapkan pada tahun 2025. Target tersebut mencakup pelatihan rutin bagi petani kecil mengenai praktik pertanian yang baik, serta peningkatan proporsi kopi bersertifikat atau terverifikasi berkelanjutan dalam volume perdagangan mereka.

Bank DBS Indonesia dan Sucden Coffee Indonesia memiliki keyakinan yang sama bahwa sinergi antara pembiayaan dan keberlanjutan akan memperkuat seluruh ekosistem rantai pasok kopi. Dukungan pendanaan ini tidak hanya membantu petani meningkatkan produktivitas, tetapi juga mendorong penerapan praktik usaha yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.