PT Akulaku Finance Indonesia, perusahaan pembiayaan berbasis teknologi yang tengah naik daun, mengumumkan pencapaian kinerja yang luar biasa sepanjang tahun buku 2025 (unaudited). Perusahaan ini berhasil mencatatkan pertumbuhan signifikan di berbagai lini bisnis, mulai dari penyaluran pembiayaan, profitabilitas, hingga kualitas aset. Pencapaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan strategi perusahaan dalam beradaptasi dengan dinamika pasar dan memanfaatkan peluang di era digital.

Penyaluran Pembiayaan Meroket, Didorong oleh Popularitas BNPL

Salah satu sorotan utama dari kinerja Akulaku Finance Indonesia di 2025 adalah pertumbuhan penyaluran pembiayaan baru yang mencapai Rp 7,44 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 23% dibandingkan dengan realisasi pada tahun sebelumnya, yaitu 2024. Pertumbuhan ini jelas mengindikasikan bahwa Akulaku Finance Indonesia semakin dipercaya oleh masyarakat sebagai solusi pembiayaan yang mudah, cepat, dan terjangkau.

Mesin utama pendorong pertumbuhan penyaluran pembiayaan ini adalah produk Buy Now Pay Later (BNPL) atau yang lebih dikenal dengan istilah "beli sekarang, bayar nanti". Produk BNPL memang tengah menjadi tren di kalangan konsumen, terutama generasi muda, karena menawarkan kemudahan dan fleksibilitas dalam berbelanja. Akulaku Finance Indonesia berhasil memanfaatkan momentum ini dengan sangat baik, sehingga produk BNPL mereka menyumbang sekitar 89% dari total portofolio pembiayaan perusahaan.

Dominasi BNPL dalam portofolio pembiayaan Akulaku Finance Indonesia menunjukkan bahwa perusahaan ini memiliki pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan dan preferensi konsumen di era digital. Dengan menawarkan solusi pembiayaan yang relevan dan inovatif, Akulaku Finance Indonesia berhasil menarik perhatian konsumen dan membangun loyalitas pelanggan.

Profitabilitas Meningkat Tajam, Bukti Efisiensi dan Efektivitas Bisnis

Selain pertumbuhan penyaluran pembiayaan, Akulaku Finance Indonesia juga berhasil meningkatkan profitabilitas perusahaan secara signifikan. Sepanjang tahun 2025, perusahaan membukukan laba bersih setelah pajak (net profit after tax/NPAT) sebesar Rp 108 miliar. Angka ini melonjak 66% dibandingkan dengan capaian pada tahun buku sebelumnya.

Kenaikan laba bersih ini menunjukkan bahwa Akulaku Finance Indonesia tidak hanya mampu meningkatkan volume bisnis, tetapi juga mampu mengelola operasional perusahaan secara efisien dan efektif. Peningkatan profitabilitas ini juga menjadi indikasi bahwa perusahaan memiliki model bisnis yang berkelanjutan dan mampu menghasilkan keuntungan yang stabil dalam jangka panjang.

Presiden Direktur PT Akulaku Finance Indonesia, Perry Barman Slangors, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian kinerja perusahaan di 2025. Beliau menyatakan bahwa capaian ini menunjukkan adanya penguatan pada kinerja perusahaan dan menjadi dasar yang kuat untuk pengembangan bisnis ke depan.