Menjelang perayaan Idulfitri 1447 H, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengambil langkah proaktif untuk memastikan kelancaran dan kualitas layanan telekomunikasi bagi seluruh masyarakat Indonesia. Melalui program tahunan TelkomGroup Siaga RAFI (Ramadan dan Idulfitri) , Telkom memperkuat infrastruktur jaringan dan meningkatkan kualitas layanan digitalnya, sebagai antisipasi terhadap lonjakan trafik data yang diperkirakan akan terjadi selama periode mudik dan libur Lebaran.

Kesiapan Telkom dalam menghadapi momen penting ini ditegaskan melalui peninjauan langsung yang dilakukan oleh Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, bersama dengan jajaran manajemen Telkom Regional III di Semarang. Kegiatan Safari Ramadan ini bertujuan untuk memverifikasi kesiapan sistem pendukung dan memastikan personel di lapangan siap sedia melayani kebutuhan komunikasi digital masyarakat selama periode sibuk ini.

Dalam kunjungannya ke GraPARI Pahlawan Semarang, Dian Siswarini meninjau berbagai inovasi layanan digital yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pelanggan. Telkom telah mengimplementasikan teknologi smart greeter untuk memberikan sambutan yang lebih personal kepada pengunjung. Selain itu, sistem registrasi prabayar berbasis pengenalan wajah (face recognition) juga dihadirkan untuk proses yang lebih efisien dan cepat. Device corner yang menyediakan berbagai solusi perangkat pendukung konektivitas juga menjadi bagian dari upaya Telkom untuk memberikan layanan yang komprehensif.

"Momentum Ramadan dan Idulfitri selalu menjadi periode dengan peningkatan kebutuhan komunikasi yang signifikan. Oleh karena itu, seluruh insan TelkomGroup memiliki tanggung jawab untuk memastikan infrastruktur kami siap menghadirkan pengalaman telekomunikasi yang prima bagi seluruh pelanggan," ujar Dian Siswarini dalam keterangan resminya.

Fokus pada Antisipasi Lonjakan Trafik Data

Salah satu fokus utama Telkom dalam program Siaga RAFI tahun ini adalah mengantisipasi kenaikan trafik layanan digital yang diperkirakan akan mencapai 9,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh semakin tingginya penggunaan media sosial, aplikasi pesan instan, layanan streaming video, dan aktivitas digital lainnya selama masa libur Lebaran.

Untuk menjaga stabilitas jaringan dan memastikan kualitas layanan tetap terjaga, Telkom telah menyiagakan Integrated Operation Center (IOC) di Semarang sebagai pusat komando operasional. IOC ini berfungsi sebagai pusat pemantauan dan pengendalian jaringan secara real-time, memungkinkan Telkom untuk mendeteksi potensi gangguan dan mengambil tindakan preventif dengan cepat.

Langkah-langkah antisipatif yang telah dilakukan Telkom meliputi penguatan kapasitas infrastruktur jaringan, optimalisasi sistem monitoring, dan pembentukan satuan tugas (satgas) khusus yang bekerja secara intensif selama 24 jam penuh. Satgas ini bertugas untuk memantau kinerja jaringan, menangani gangguan, dan memastikan ketersediaan layanan bagi pelanggan.

Pengerahan Ribuan Teknisi dan Uji Kesiapan Jaringan