MEDIAKOMPETEN.CO.ID - Maraknya insiden pembobolan kamar hotel menuntut para tamu untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam mengamankan harta benda mereka. Selain memilih hotel dengan reputasi keamanan yang baik, strategi penyimpanan barang berharga menjadi kunci utama pencegahan risiko kehilangan selama perjalanan.

Langkah pencegahan ini menjadi semakin krusial mengingat pelaku kejahatan seringkali memanfaatkan kelengahan tamu yang menganggap lokasi tertentu sudah aman. Penting bagi setiap wisatawan untuk memahami pola pikir pelaku agar dapat mengamakankan aset pribadi dengan lebih efektif.

Dilansir dari Travel+Leisure, Sabtu (21/3/2026), Blake Asaad, direktur kreatif di Goodstone, mengungkapkan observasi menarik mengenai kebiasaan tamu hotel. Banyak tamu secara naluriah menaruh barang berharga di tempat yang mereka anggap paling tersembunyi.

Namun, menurut Asaad, lokasi-lokasi yang dianggap 'aman' oleh tamu justru sering kali menjadi target pertama yang diperiksa oleh profesional pencurian. Mereka telah mengantisipasi di mana barang berharga biasanya diletakkan oleh para tamu.

Asaad menekankan bahwa tamu hotel harus lebih cerdas dan tidak mudah terbujuk oleh ilusi keamanan di dalam kamar. Ia membagikan daftar lokasi yang sangat rentan dan sebaiknya dihindari sama sekali oleh wisatawan.

"Sebaliknya, mereka sudah bisa menebak di mana para tamu menyimpan barang-barang berharganya," ujar Blake Asaad mengenai perkiraan pelaku kejahatan dalam mengidentifikasi lokasi penyimpanan.

Asaad merinci lima tempat umum di kamar hotel yang paling sering digeledah dan harus dihindari oleh para tamu saat menyimpan barang berharga. Tempat-tempat tersebut meliputi laci kamar mandi dan meja samping tempat tidur.

Selain itu, kantong beritsleting pada koper, kantong depan ransel, tas perlengkapan mandi, serta tas perhiasan adalah lokasi yang sangat populer dan mudah diakses oleh pencuri. Kelima area ini merupakan titik rawan yang wajib diwaspadai.

Setelah mengidentifikasi lokasi berbahaya, Asaad kemudian memberikan rekomendasi mengenai metode penyimpanan barang berharga yang lebih cerdas dan tidak terduga. Strategi ini bertujuan untuk mengecoh mata pencuri yang berpengalaman.