MEDIAKOMPETEN.CO.ID - Banyak pasangan yang antusias menyambut hari pernikahan, namun persiapan mental seringkali terabaikan. Penting bagi setiap individu untuk melakukan introspeksi mendalam mengenai kesiapan diri sebelum memasuki ikatan suci.

Evaluasi diri ini krusial untuk memastikan fondasi rumah tangga yang dibangun kokoh dan tahan menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Kesiapan ini bukan hanya soal logistik atau emosional sesaat, tetapi komitmen jangka panjang.

Untuk membahas lebih lanjut mengenai pentingnya persiapan ini, akan diselenggarakan sebuah acara diskusi interaktif. Acara ini bertujuan membantu calon pengantin membedakan antara sekadar yakin dan benar-benar siap secara mental.

Kegiatan tersebut bertajuk Kulwap WoliFriends dengan tema "Siap Nikah atau Sekedar Yakin?" yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 29 Maret 2026 mendatang. Ini adalah kesempatan emas untuk mendapatkan wawasan dari pakar.

Dalam diskusi tersebut, akan hadir seorang profesional di bidang kejiwaan yang akan memandu peserta menganalisis tingkat kesiapan mereka. Mereka akan fokus pada aspek mental dan psikologis yang mendasari pernikahan.

Psikolog Mahira Syafana dijadwalkan menjadi narasumber utama dalam sesi konsultasi dan berbagi pandangan profesional ini. Kehadirannya diharapkan memberikan perspektif yang mendalam bagi para peserta.

Salah satu poin penting yang akan diangkat adalah bagaimana membedakan antara euforia sesaat menuju pernikahan dengan kesiapan menghadapi realitas kehidupan berumah tangga. Persiapan ini harus dilakukan secara sadar.

"Cek kesiapan mental sebelum menikah bersama psikolog Mahira Syafana," merupakan inti dari ajakan yang disampaikan terkait acara tersebut, menggarisbawahi peran penting evaluasi profesional.

Bagi mereka yang ingin mengikuti sesi mendalam ini, dapat merujuk pada informasi yang tersedia, termasuk visual pendukung acara yang menampilkan ajakan untuk bergabung dalam Kulwap tersebut.