Jakarta – Lenovo Indonesia menggelar acara buka puasa bersama media di Jakarta pada Jumat, 6 Maret 2026, sebuah inisiatif yang lebih dari sekadar silaturahmi. Acara ini dirancang untuk memberikan nilai tambah kepada para jurnalis dengan sesi berbagi pengetahuan tentang cara menyusun proposal pitching yang efektif, dipandu oleh Founder T&DON, Fendy Alwi. Di tengah suasana Ramadan yang penuh berkah, Lenovo juga memberikan bocoran mengenai strategi bisnis dan fokus produk mereka di masa mendatang, termasuk komitmen terhadap pendidikan di Indonesia dan pengembangan solusi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Agnasta Parwanto, Consumer Marketing Lead Lenovo Indonesia, membuka acara dengan menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada para tamu undangan yang telah menyempatkan diri hadir. Ia menekankan bahwa acara ini bukan sekadar peluncuran produk baru, melainkan sebuah wadah untuk berbagi ilmu dan pengalaman, dikemas dalam suasana santai dan akrab.
"Terima kasih banyak atas kehadiran rekan-rekan media. Kami sangat menghargai waktu yang telah diluangkan. Acara ini berbeda dari biasanya, karena kami ingin memberikan sesuatu yang bermanfaat, yaitu sesi berbagi ilmu tentang bagaimana membuat presentasi atau pitching yang baik," ujar Agnes dengan senyum ramah. Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen Lenovo untuk menjalin hubungan yang lebih erat dengan media, tidak hanya sebagai mitra peliputan, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem yang saling mendukung dan berkembang bersama.
Meskipun tidak ada produk baru yang diluncurkan secara resmi pada kesempatan tersebut, Agnes memberikan sedikit bocoran mengenai rencana Lenovo di masa mendatang. "Kami memiliki beberapa produk menarik yang mungkin akan kami hadirkan setelah periode Lebaran. Tentu saja, kami akan mengabarkan lebih lanjut kepada rekan-rekan media," tambahnya, membangkitkan rasa penasaran dan antusiasme di kalangan jurnalis.
Lebih lanjut, Liana Angella, Commercial Marketing Lead Lenovo Indonesia, menjelaskan fokus utama Lenovo saat ini, terutama di sektor komersial. Ia menyoroti komitmen Lenovo terhadap pendidikan di Indonesia melalui perangkat yang telah memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Hal ini menunjukkan dukungan Lenovo terhadap program pemerintah dalam meningkatkan penggunaan produk lokal dan memberdayakan industri dalam negeri.
"Lenovo Commercial saat ini sedang berfokus untuk menggelar education campaign di Indonesia dengan produk-produk kami yang bersertifikat TKDN. Kami percaya bahwa teknologi dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, dan kami berkomitmen untuk menyediakan perangkat yang terjangkau dan berkualitas tinggi untuk mendukung proses belajar mengajar," jelas Liana dengan penuh semangat.
Selain itu, Liana juga mengungkapkan bahwa Lenovo mulai mengembangkan berbagai solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk lini produk komersialnya. Langkah ini sejalan dengan tren global di mana AI semakin terintegrasi dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk bisnis dan pendidikan.
"Selain TKDN, kami juga fokus pada solusi AI untuk produk-produk Lenovo Commercial. Kami melihat potensi besar AI dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan pengalaman pengguna. Kami sedang mengembangkan berbagai solusi AI yang dapat membantu bisnis dan organisasi di Indonesia untuk mencapai tujuan mereka," lanjut Liana.
Inisiatif ini menunjukkan bahwa Lenovo tidak hanya berfokus pada penjualan perangkat keras, tetapi juga berinvestasi dalam pengembangan solusi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan. Dengan mengintegrasikan AI dalam produk-produknya, Lenovo berharap dapat memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pelanggan mereka di Indonesia.