MEDIAKOMPETEN.CO.ID - Sektor pariwisata internasional di Thailand kini tengah menjadi sorotan tajam terkait standar keamanan bagi para pelancong. Hal ini menyusul sebuah insiden serius yang melibatkan penggunaan senjata api di salah satu fasilitas hiburan populer di kawasan Phuket.
Seorang turis asal China bernama Lili (52) dilaporkan mengalami luka serius akibat terkena peluru nyasar saat sedang berkunjung ke sebuah lapangan tembak di wilayah Kathu. Kejadian nahas tersebut berlangsung pada Rabu (18/3/2026) ketika korban sedang menikmati waktu liburannya.
"Peristiwa tragis itu terjadi pada Rabu (18/3/2026) di sebuah lapangan tembak yang berlokasi di Kathu, Phuket," dilansir dari Thaiger.
Berdasarkan kronologi kejadian, Lili mengunjungi lokasi tersebut bersama seorang rekannya untuk mencoba pengalaman menembak. Selama sesi berlangsung, mereka berada di bawah pengawasan dari staf yang bertugas di jalur tembak tersebut.
Setelah sesi menembak selesai, suasana yang awalnya santai berubah menjadi mencekam ketika korban dan temannya memutuskan untuk mengabadikan momen. Mereka berpose untuk berfoto tepat di depan jalur tembak yang baru saja digunakan.
"Mimpi buruk tersebut terjadi ketika wajah korban tiba-tiba dihantam oleh peluru yang berasal dari senjata api milik salah satu staf lapangan yang meletus," dilansir dari Thaiger.
Insiden ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai prosedur penanganan senjata api oleh personel di area publik. Kelalaian dalam memastikan senjata dalam kondisi aman setelah digunakan menjadi poin krusial yang perlu diinvestigasi lebih lanjut oleh pihak berwenang setempat.
Keamanan di destinasi wisata berbasis aktivitas ekstrem seperti lapangan tembak memerlukan pengawasan yang tidak hanya ketat bagi pengunjung, tetapi juga bagi para staf. Standar operasional prosedur (SOP) harus dijalankan tanpa celah demi mencegah terjadinya kecelakaan fatal serupa di masa depan.
Kasus yang menimpa Lili ini menjadi pengingat penting bagi para wisatawan untuk selalu waspada terhadap risiko di lingkungan sekitar. Di sisi lain, otoritas terkait diharapkan dapat memperketat regulasi izin dan operasional fasilitas rekreasi yang menggunakan senjata api guna menjaga citra pariwisata.