MEDIAKOMPETEN.CO.ID - Langkah AS Roma dalam ajang Liga Europa musim ini harus terhenti secara menyakitkan di babak 16 besar. Kekalahan dramatis dari rival sekota, Bologna, memastikan I Lupi tersingkir dari kompetisi Eropa tersebut.

Duel penentuan leg kedua ini diselenggarakan di markas kebanggaan mereka, Stadion Olimpico, pada Jumat (20/3/2026) dini hari WIB. Pertandingan berlangsung sengit hingga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu (extra time).

Hasil akhir laga tersebut membuat agregat skor keseluruhan menjadi 4-5 untuk keunggulan Bologna. Ini menandai akhir perjalanan Roma di kompetisi bergengsi Eropa tersebut musim ini.

Secara permainan, Roma sempat menunjukkan perlawanan setelah tertinggal lebih dulu dari tim tamu. Evan Ndicka berhasil menjadi pahlawan sementara dengan mencetak gol penyeimbang bagi tuan rumah.

Namun, momentum positif tersebut tidak mampu dipertahankan oleh skuat asuhan Gasperini. Bologna berhasil kembali unggul setelah mendapatkan dua gol tambahan melalui situasi bola mati.

Dua gol Bologna tersebut lahir dari eksekusi penalti Federico Bernardeschi dan gol dari Santiago Castro. Gol Castro terjadi setelah memanfaatkan kesalahan fatal yang diperbuat oleh Ndicka.

Pasca pertandingan, pelatih kepala AS Roma, Gian Piero Gasperini, mengungkapkan kekecewaannya yang mendalam atas hasil yang diraih timnya. Inkonsistensi performa menjadi sorotan utama dirinya.

"Gian Piero Gasperini menyesalkan tersingkirnya timnya dari Liga Europa," ujar salah satu laporan yang mengutip pernyataan sang pelatih.

Lebih lanjut, Gasperini menilai bahwa performa timnya yang naik turun secara drastis sangat tercermin dalam pertandingan krusial melawan Bologna tersebut, dilansir dari sumber berita terkait.