MEDIAKOMPETEN.CO.ID - Kondisi darurat kini menyelimuti markas besar tim Persita Tangerang, Indomilk Arena. Stadion kebanggaan tim berjuluk Pendekar Cisadane tersebut dilaporkan mengalami kerusakan signifikan pada bagian atapnya.
Kerusakan tersebut merupakan dampak langsung dari terpaan angin kencang yang melanda wilayah tersebut belum lama ini. Insiden ini menimbulkan kekhawatiran serius mengenai kesiapan stadion untuk menggelar pertandingan profesional.
Akibat kerusakan ini, manajemen Persita telah mengambil keputusan cepat untuk memindahkan sementara lokasi pertandingan kandang mereka. Langkah ini diambil demi menjamin keselamatan pemain dan seluruh elemen tim yang terlibat.
Keputusan sementara tersebut mengharuskan Persita untuk 'mengungsi' sementara waktu ke Banten International Stadium (BIS). BIS akan menjadi kandang sementara bagi Pendekar Cisadane hingga Indomilk Arena dinyatakan laik fungsi kembali.
Persita sendiri dijadwalkan akan melakoni laga kandang terdekat yang sangat krusial dalam jadwal kompetisi mendatang. Pertandingan tersebut adalah duel melawan Arema FC dalam lanjutan Super League musim 2025/26.
Laga krusial melawan Singo Edan tersebut telah dijadwalkan bergulir pada hari Jumat, tepatnya tanggal 10 April 2026 mendatang. Jeda waktu yang sangat mepet menjadi tantangan besar bagi pihak stadion.
"Karena jadwal kandang yang terlalu mepet, proses renovasi tidak bisa selesai saat laga kandang terdekat," ujar perwakilan manajemen Persita, tanpa menyebutkan nama spesifik. Pernyataan ini menggarisbawahi urgensi pemindahan lokasi pertandingan.
Keputusan untuk pindah ke BIS menunjukkan bahwa upaya perbaikan di Indomilk Arena tidak akan rampung sesuai tenggat waktu pertandingan yang sudah ditetapkan. Prioritas utama saat ini adalah memastikan kelangsungan jadwal kompetisi.
Kepindahan sementara ini diharapkan tidak mengganggu performa skuat Persita Tangerang dalam menghadapi sisa pertandingan penting di liga domestik. Semua pihak berharap renovasi dapat segera dilaksanakan dan diselesaikan.